Minggu, April 14, 2024
BerandaDaerahCamat Tak Berani Menutup Aquari Ilegal, Ini Penyebabnya

Camat Tak Berani Menutup Aquari Ilegal, Ini Penyebabnya

BANGKINANGKOTA(AuraNews) – Maraknya pertumbuhan perusahaan pertambangan ilegal di Kecamatan XIII Koto Kampar  membuat pemerintah kecamatan tidak berdaya untuk melakukan tindakan tegas, itu disebabkan banyaknya masyarakat setempat yang menggantungkan hidup bersama pengusaha nakal.

Hal itu disebutkan oleh kasi trantip kecamatan XIII Koto Kampar Danil kepada sejumlah mahasiswa saat melakukan aksi damai ke kantor Camat, Rabu (12/9/2018) siang.

“Kami tidak berani menutup aktifitas pertambangan ilegal itu karena berbagai pertimbangan, yang pertama banyak orang sini bekerja disitu dan ada juga mobil orang kita juga difungsikan disitu, nanti kalau kami tutup akan banyak yang menganggur,” kata Danil saat menyambut massa di depab Kantor Camat.

Danil juga menjelaskan, ada enam perusahaan yang beraktifitas di Kecamatan XIII Koto Kampar, hanya 2 aquari yang mengantongi izin.

“Ada 6 akuari, 2 yang memiliki izin, sementara kuari wali Owa izinnya sudah mati tapi sedang dalam proses perpanjangan mungkin sudah sampai ke Provinsi, kalau tiga lagi memang sampai saat ini belum ada sama sekali,” terang Danil.

Danil juga membeberkan, bahwa aktifitas galian c memang sudah menimbulkan keresahan, bahkan sudah banyak korban nyawa melayang akibat kuari. 

Untuk mencari solusi, kasi trantip akan memanggil pihak pengusaha untuk datang ke kantor camat. “Kemaren kami sudah melakukan pemanggilan ke pihak perusahaan, besok kita akan adakan rapat, kami minta kalian hadir dan mengusulkan pendapat,” tutupnya.(DF)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments