PASIRPENGARAIAN(AuraNEWS.co.id) — Kadispussip Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Damri Poti, S.Sos., M.AP menerima kunjungan Tim Konsultan Perpusnas RI dalam rangka Peninjauan ke Perpustakaan Desa dan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial bersama Komunitas yang ada di Rokan Hulu, Rabu (10/03/2021) pukul 14:00 Wib hingga selesai.
Sebanyak 21 peserta mendengarkan arahan Konsultan Perpustakaan Nasional RI Herman Sahuri yang menyampaikan program inklusi yang berpusat di perpustakaan untuk pencapaian maksimal kegiatan budaya literasi guna meningkatkan SDM masyarakat desa. Beliau mengatakan hasil kegiatan harus dikirim ke dokumentasi online program transformasi perpustakaan untuk mengetahui sejauh mana percepatan pemanfaatan kegiatan perpustakaan tersebut.
“Kerja sama dengan komunitas sangat penting, perpustakaan menyediakan tempat kegiatan dan komunitas mencari peserta untuk kegiatan di perpustakaan. Hal ini dapat menarik masyarakat sekitar untuk berkunjung ke perpustakaan dan literasi finansial berjalan dan menyejahterakan masyarakat sekitar,” jelas Hernan.
“Perpustakaan bukan hanya sekedar menyediakan buku saja seperti anggapan masyarakat selama ini, tetapi juga mempraktikkan dari literasi tersebut sehingga meningkatkan SDM, seperti pengolahan gula aren menjadi gula semut,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan, H. Damri Poti, S.Sos., M.AP. mengatakan program transformasi perpustakaan sangat penting untuk pengembangan perpustakaan.
“Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi dan sumber daya manusia sehingga fungsi perpustakaan bukan hanya membaca buku saja tetapi juga melaksanakan kegiatan-kegiatan positif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perpustakaan,” jelas Damri.
Gerakan literasi tidak hanya membaca buku tetapi juga mempraktikkan apa yang dibaca dan dilakukan sehingga enam dasar literasi dapat dilaksanakan dengan memusatkan kegiatan di perpustakaan sehingga binaan-binaam perpustakaan semakin maju dan mengembalikan fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran.(***/Suyatri Yatri)
