Senin, Mei 4, 2026
BerandaDaerahKabut Asap Semakin Parah, BEM STIE Bangkinang Bagikan Masker dan Bentangkan Spanduk...

Kabut Asap Semakin Parah, BEM STIE Bangkinang Bagikan Masker dan Bentangkan Spanduk Peringatan

KAMPAR(auranews.id) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang melakukan aksi bagi-bagi masker di Bundaran Balai Bupati Kampar dan membentangkan Spanduk yang bertuliskan “Pak Jokowi jangan tutup mata !! Bantu kami Rakyat Riau mengatasi kabut asap, Pak Gubernur dan Pak Bupati tidak sanggup mengatasi Korporasi pembakar lahan yang semakin hari semakin menjadi-jadi”, Selasa (10/9/2019).

Dalam aksinya ini BEM STIE Bangkinang membagikan 1500 masker gratis kepada sejumlah pengguna jalan yang melewati  Bundaran Balai Bupati Kampar.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Bangkinang yang diKordinator oleh Fahrul Rozi dan Fio Satria Revanza mengecam pihak korporasi / pemilik Perusahaan yang telah melakukan upaya pembakaran lahan dan hutan sehingga menyebabkan bencana kabut asap di seluruh daerah di Provinsi Riau.

Hingga saat ini, Provinsi Riau sudah dikategorikan dalam kondisi darurat karena kabut asap tersebut mengganggu kehidupan dan perekonomian masyarakat.

Menurut mereka, Kabut asap sejatinya merupakan kejahatan nyata yang dilakukan oleh korporasi, dan seharusnya pemerintah dalam hal ini, bertindak sebagai pelindung rakyat melakukan tindakan tegas.

Namun, pemerintah Riau seolah-olah melakukan kamuflase dan menyatakan bahwa kabut asap tersebut merupakan bencana nasional yang dalam penanggulangannya akan menggunakan anggaran dari pajak rakyat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan mahasiswa serta bentuk kepedulian akan kesehatan masyarakat.

“Dengan kondisi udara Provinsi Riau yang semakin tidak sehat ini masih banyak pengguna kendaraan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas belum memakai masker.
Dengan kondisi ini, melalui aksi kami turut mengadvokasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker ditengah kondisi udara seperti ini,” katanya.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments