Jumat, Mei 1, 2026
BerandaDaerahSaat Mandi, Warga Indragiri Hilir Tewas Dimangsa Harimau

Saat Mandi, Warga Indragiri Hilir Tewas Dimangsa Harimau

PEKANBARU -(auranews.id)- Harimau Sumatera kembali mengamuk, kali ini di Dusun Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir, Riau.

Harimau Sumatera ini berhasil memakan korbannya hingga tewas menggemaskan. Pria naas yang menjadi korban amuk Harimau lapar tersebut  bernama Nanang alias Nang diterkam  saat mandi disumur di areal perusahaan hutan tanaman industri.

Saat ini, tim Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau masih di lokasi. Petugas masih menyusuri apakah lokasi penyerangan masuk kawasan habitat harimau atau berdekatan dengan permukiman.

Menurut Kepala BBKSDA Riau Suharyono, jenis lokasi akan menentukan bagaimana penanganan selanjutnya. Jika itu habitat harimau, maka tidak akan dievakuasi.

“Namun laporan awalnya, lokasi itu berada di hutan produksi PT Bhara Induk,” ujar Suharyono.

Suharyono menjelaskan, korban penyerangan harimau bukan warga asli dusun itu. Berdasarkan keterangan dari RT setempat, korban berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.

“Kata Pak RT setempat bernama Rayo, korban yang dimangsa Harimau tersebut sesekali saja datang ke dusun itu, tidak menetap,” sebut Suharyono.

Tim BBKSDA yang telah tiba dilokasi  langsung  berkoordinasi dengan Polsek setempat dan perusahaan. Hal ini untuk mengetahui apa kegiatan korban di lokasi itu ketika diserang harimau.

“Perkembangan selanjutnya akan diberitahukan kalau tim sudah mendapat informasi di lapangan,” sebut Suharyono.

Terpisah, Kapolsek Pelangiran Inspektur Satu Sabaruddin menjelaskan, penyerangan manusia oleh harimau itu terjadi pada Minggu petang, 25 Agustus 2019. Kejadiannya di perkirakan di perbatasan Kecamatan Pelangiran dengan Kecamatan Gaung.

Berdasarkan keterangan teman korban bernama Andika, Nang meninggalkan pondok di lokasi untuk mandi di sumur berjarak 30 meter. Tak lama kemudian, Andika mendengar teriakan minta tolong dan langsung disusulnya.

“Saat itu, saksi melihat korban diserang harimau. Saksi ini lari ketakutan dan mencari pertolongan,” sebut Kapolsek.

Lari dari pondok pukul 16.30 WIB, saksi baru bertemu temannya bernama Joni pukul 19.00 WIB. Andika menceritakan apa yang dialami korban Nang. Mereka lalu melaporkan hal ini ke RT setempat.

Senin siang, beberapa personel Polsek, warga dan teman korban ke lokasi. Jasad Nang ditemukan tak jauh dari sumur dengan kondisi mengenaskan. Korban lalu dievakuasi ke Puskesmas setempat.

Hasil pemeriksaan medis, kepala dan leher korban terdapat luka gigitan harimau. Sementara tangan kanan dan kaki kiri korban hanya menyisakan tulang.

“Diduga dimakan oleh harimau yang menyerang korban,” kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, korban sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum dusun setempat. Hal itu berdasarkan permintaan keluarga korban. (Ferry Anthony)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments