SALO(Auranews.co.id) – Unit Kegiatan Mahasiswa Kampar Milenial Generation menggelar sosilisasi Pengaruh Gadget (Gawai) Terhadap Perilaku Remaja dalam Kedisiplinan Sholat 5 Waktu bertempat di Musholla Al-Yaqin, Dusun Kampung Baru, Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Rabu (23/12/2020).
Kegiatan tersebut dimulai pukul 13:00 WIB dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan.
Diketahui, Organisasi Kampar Milenial Generation ini diikuti oleh beberapa mahasiwa dari Universitas ternama di Provinsi Riau.
Ketua Umum Kampar Milenial Generation, Muhammad Rizki Islami menjelaskan bahwa tujuan organisasi ini adalah untuk saling membantu dengan sesama dan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Anak-anak usia dini saat ini sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan dan dengan lingkungan tersebut akan membentuk perkembangan anak kedepannya. Oleh karena itu kami mengadakan sosialisasi mengenai bahaya gadget pada anak-anak dan remaja.
“Disamping itu kita bisa menggali rasa peduli kita dengan sesama. Memberikan motivasi untuk kepada anak-anak yang terpengaruh dengan teknologi maju dan lingkungan yang menyimpang. Serta memberikan motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran dalam membantu sesama mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai sarana untuk membantu sesama,” Pungkasnya.
Kemudian Rizki mengatakan, “tujuan kegiatan kita ini untuk menggerakkan seseorang agar timbul keinginan dan kemauan nya untuk melakukan sesuatu sehingga dapat memperoleh hasil atau mencapai tujuan tertentu,”Ujar Mahasiswa UIR ini.
Selain itu, Ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemeritah Desa Salo Timur serta seluruh donatur yang telah membantu agar terselenggaranya kegiatan ini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Ikhsan, S.Pd mengatakan bahwa orang tua juga perlu mendampingi anak selama proses belajar walaupun menggunakan gadget, hal ini agar anak tidak terlalu larut dalam menggunakan gadget sehingga menjadi kecanduan.
“Orang tua diharapkan bisa berinteraksi dengan anak-anaknya selama dirumah untuk meningkatkan rasa sosial pada anak. Selain itu, orang tua juga dapat memberikan hiburan yang mendidik kepada anak agar anak tidak merasa bosan selama dirumah,” pungkas Ikhsan. (Rio)
