BANGKINANGKOTA (auranews.co.id) – Teka teki siapa yang akan menjadi Wakil Bupati (Wabup) Kampar mendampingi Catur Sugeng Susanto untuk memimpin negeri Serambih mekkah ini masih belum terjawab, hal itu disebabkan oleh pengusungan nama bakal calon wakil bupati dari 6 partai pengusung belum menentukan titik terang.
Kendatipun demikian, Partai Golkar Kampar sangat merindukan sosok calon wakil yang bisa membantu kinerja bupati Kampar. Hal itu disebutkan oleh ketua DPD Golkar Kampar Ahmad Fikri di kediamannya, Rabu (28/7/2020) dini hari.
“Untuk saat ini memang belum ada satupun partai koalisi yang mengusung. Semua partai kualisi masih membangun komunikasi, untul mencari wakil bupati itu bukan main main, karena untuk menjadi wakil itu adalah orang yang bisa membantu dalam membangun Kampar bukan untuk sekedar mendampingi,” ujar Fikri kepada Auranews.co.id.
Fikri juga menginginkan calon wakil itu adalah orang yang tahu dengan tugas tupoksi bupati, sesuai dengan amanat undang undang untuk melakukan pengawasan dan menutupi segala kekurangan kekurangan yang ada pada bupati, serta saling membagi tugas.
“Untuk mencari sosok yang seperti itu saat ini masih dirumuskan oleh partai koalisi, mari kita serahkan kepada partai koalisi untuk memilih siapa yang terbaik yang akan menjadi pendamping Catur sebagai bupati Kampar,” tutupnya.
Untuk sekedar diketahui, posisi wakil bupati Kampar mulai kosong semenjak Bupati Kampar almarhum Azies Zaenal meninggal dunia pada beberapa tahun lalu, namun posisinya sebagai bupati langsung digantikan oleh wakilnya Catur Sugeng Susanto.
Pada pilkada 2017 silam, pasangan nomor urut 3 Azies – Catur yang diusung oleh 6 partai besar yakni, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKS, PPP, dan PKB berhasil memenangkan pilkada. Dalam satu tahun jabatan berjalan, Bupati Kampar Azis Zaenal lebih dahulu dipanggil sang pencipta dan posisinya langsung diambil alih oleh wakilnya Catur Sugeng Susanto.
Saat itu pula kursi wakil bupati kosong hingga saat ini masih belum terisikan oleh siapapun. Bahkan menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat Kampar siapakah orang yang akan mengisi kekosongan kursi wakil bupati itu. (Def)
