KAMPAR -(auranews.co.id)- Pasca virus Corona (Covid-19) dinyatakan sebagai epidemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pemerintah Indonesia meminta seluruh daerah bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus dengan melakukan sterilisasi di pusat-pusat keramaian.
Bahkan, pemerintah merekomendasikan daerah untuk segera merelokasi anggaran yang telah ditetapkan dalam sejumlah APBD demi memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
Termasuk di desa, salah satunya Pemerintah Desa Pulau Birandang langsung melakukan pergerakan cepat dalam penanganan Covid-19.
Dimulai dengan pembentukan relawan covid-19 desa, memproduksi masker kain gratis dan mengumpulkan sembako untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat virus Covid-19.

“Saat ditetapkan status tanggap darurat covid-19. Pemdes Pulau Birandang fokus ke dua hal, memutus mata rantai dan sosialisasi ke masyarakat. Kemudian mengupayakan bantuan sembako,” terang Kades Pulau Birandang, Tomas Renaldo, (20/05/2020) siang.
Dengan fokus pada dua hal tersebut, Tomas bisa dikatakan sukses bahkan patut diapresiasi dan dicontoh. Betapa tidak, walau belum genap 100 hari kerja sebagai kades sejak dilantik 23 Februari 2020, Tomas bersama rekan-rekannya selalu melakukan terobosan-terobosan aksi nyata ke masyarakat.
Ia Tomas, bahkan pernah diundang salah satu radio swasta Pekanbaru sebagai narasumber bersama seorang anggota dewan untuk dimintai pendapat terkait penanganan virus covid-19. Semua berkat keseriusan usaha dan kerja kerasnya selama pandemi ini.
Sampai saat ini, kata Tomas, Pemdes Pulau Birandang telah berhasil mengumpulkan sebanyak 1000 paket sembako untuk dibagi-bagikan ke 1000 KK yang ada di Desa Pulau Birandang.

“Di desa kami, ada 1500-an KK, 530 warga sudah mendapatkan bantuan diantaranya BLT-DD, BST Kemensos, PKH dan Rastra. Maka untuk saya (Pemdes) berupaya meminta bantuan ke sejumlah pihak perusahaan yang berada di desa untuk mengumpulkan sembako agar masyarakat kami terbantu. Pendistribusiannya melalui RT/RW masing-masing,” tuturnya.
Dikatakan Tomas, sejumlah pihak yang membantu ini merupakan perusahaan maupun pengusaha yang beroperasi di wilayah kerjanya.
Antara lain, PT Surya Palma Sejahtera (SPS), PT Air Kampar, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), PT Riau Mas Bersaudara (RMB), PT Tower Bersama Group (TBG), PT Agun Beton, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, Anggota DPR RI H. Syahrul Aidi Maazat, Kebun Heri Santoso, Keluarga Tani Nakam Serumpun, Kebun Warsono, BAZNAS dan Dinsos.
“Bersama rekan-rekan, meminta bantuan ke perusahaan dan pemilik kebun sawit yang ada di wilayah Desa Pulau Birandang untuk meminta bantuan sembako. Upaya ini dilakukan, tak lepas dari bantuan langsung Datuok Palo Panglimo Kampa, Letkol Inf Aidil Amin sebagai putra daerah,” jelasnya.
“Kami (Pemdes Pulau Birandang) sangat mengapresiasi atas bantuan kerjasama dari semua perusahaan yang berperan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Kinerja Tomas ini sejalan dengan visi dan misinya sebagai Kepala Desa, dengan diamanatkan padanya. Usaha kerja keras ini dilakukan Tomas dengan cara transparan, berkeadilan, perubahan dan pemerataan demi kemajuan desa.

“Langkah ini yang telah saya terapkan sebelum 100 hari kerja saya. Terkait pembangunan saat ini terpaksa ditunda terlebih dahulu, akibat wabah covid-19 ini,” pungkasnya.
Menurut Tomas, tanpa usaha dan niat yang tulus dalam bekerja, mungkin hal ini tidak akan terwujud. “Ini bentuk perjuangan kami sebagai orang yang diamanahkan,” ucapnya.
Tomas pun berharap, agar masyarakat Desa Pulau Birandang bisa selalu turut serta membantu dan berperan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.
“Semoga masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Seperti, menjaga jarak, tetap dirumah dan rajin mencuci tangan. Kita juga selalu berdoa agar virus ini segera berakhir, agar kita semua bisa kembali beraktivitas normal,” harapnya. (FLS
