Senin, Februari 26, 2024
BerandaAdvetorialDitengah Pandemi Berdialog dengan Anak Yatim Piatu, Hati Bupati Kampar Tersentuh

Ditengah Pandemi Berdialog dengan Anak Yatim Piatu, Hati Bupati Kampar Tersentuh

KAMPAR(auranews.co.id) – Langkah Kaki Catur Sugeng Susanto langsung terhenti saat berdiri didepan seorang anak perempuan di Markas Islamic Centre Bangkinang. Hati Catur sepertinya ‘terusik’ saat mengetahui perempuan tersebut adalah orang yang tidak memiliki orang tua baik ayah atupun ibu.

Momen ini terjadi disaat Bupati Kampar, Catur Sugeng menyantuni 300 anak yatim di Markas Islamic Bangkinang, Senin (18/5/2020).

Anak Yatim Piatu itu adalah Dela Nurhaizah. Ia merupakan siswi SMP Muhammadiyah Bangkinang dan beralamat di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo. Semenjak Yatim Piatu, Dela tinggal bersama Kakek dan Neneknya. Merekalah yang biasanya membiayai seluruh kebutuhan Dela.

Melihat hal ini, Catur sempat berdiri lama didepan anak itu. Secara refleks, ia langsung memanggil Ketua Baznas Kabupaten Kampar.

Saat dihubungi auranews.co.id, Catur mengaku perihatin dengan kondisi Dela yang telah lama ditinggal kedua orang tuanya.

“Tadi saya berdialog dengan salah satu anak yatim dan ternyata kedua orang tua nya sudah meninggal. Artinya, dia yatim piatu. Saya tanya dia tinggal dengan siapa? Dia tinggal dengan neneknya. Saya tanya neneknya kerja apa ? Katanya sekarang sudah tidak kerja karna sudah tua,” ucap Catur meniru jawaban suara anak itu.

Catur mengaku, dialog tersebut menyentuh relung hatinya.”Paling tidak kita selamatkan sekolahnya dia. Makanya tadi saya panggil ketua Baznas agar segera dimasukkan ke program pendidikan yang ada di Baznas,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kampar itu berharap dengan dimasukannya Dela ke baznas, Anak Yatim Piatu tersebut bisa melanjutkan sekolah, bahkan kalau sudah lulus di level SMP akan dilanjutkan ke SMA.

“Saya sampaikan ke Baznas agar anak ini diperhatikan untuk di masukkan ke dalam tanggung jawab Baznas. Semoga bisa membantu dan meringankan beban kakek nenek yang menjaganya,” ujar Catur terharu.

Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Kampar, H. Basri Rasyid menyambut baik apa yang diinstruksikan langsung oleh Bupati Kampar.

“Kebetulan tahun ini ada tambahan untuk delapan orang yang bakal dibantu Baznas biaya pendidikannya, jadi tinggal kami masukkan satu si anak yatim piatu yang disampaikan oleh Pak Bupati tadi,” kata H. Basri.

Selama berada didalam tanggungan Baznas, anak tersebut akan mendapatkan bantuan UKT (uang tunggal tunai tiap bulan) untuk yang kuliah dan uang sekolah untuk yang masih sekolah.

“Terus ada biaya hidup atau uang saku. Bantuan ini sampai mereka sarjana. Karena ini masih SMP akan kami buat program sampai SLTA,” tutup H. Basri.(Adv)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments