Minggu, Juni 14, 2026
BerandaDaerahTingkatkan SPMI, SMP Negeri 1 Rambah Gelar Pelatihan e-Raport

Tingkatkan SPMI, SMP Negeri 1 Rambah Gelar Pelatihan e-Raport

PASIRPENGARAIAN(AuraNEWS.id) – Pelatihan e-Raport sebagai bagian dari Sistem Peningkatan Mutu Pendidikan Internal (SPMI) dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Rambah, Kabupaten Rokanhulu (Rohul), Sabtu (2/11/2019).

Acara dibuka pada  pukul 08.00 Wib oleh kepala SMP Negeri 1 Rambah yang dihadiri oleh 29 peserta terdiri dari Guru, Tata Usaha (TU), dan Operator untuk mengakses E-raport ke Dapodik.

Kepala SMP Negeri 1 Rambah, Yelleson Syuryadi, MM.Pd. mengatakan, pelatihan e-Raport ini yang pertama dilaksanakan di tahun 2019 bertujuan memudahkan operator.

“Dengan pelatihan e-Raport ini sudah dirancang dan diangsur nilai yang sudah ada sehingga tidak terburu-buru dan selesai tepat waktu,” jelas Yelleson.

Sementara Desri Yenson, S.Pd. sebagai narasumber mengatakan, perkembangan zaman era digital diharapkan menggunakan e-Raport untuk memudahkan akses penilaian peserta didik dengan mudah.

“e-Raport merupakan program yang dicanangkan dengan Kemendikbud dengan menggunakan aplikasi yang sudah dikemas Kementrian namun sering terkendala pencetakan e-Raport,” jelas Desri.

“Mengakses e-Raport harus terhubung dengan server agar terkoneksi ke Dapodik. Pekerjaan tidak bisa dibawa ke tempat lain yang jauh dari server,” pungkasnya.

Pelatihan e-Raport sudah pernah dilakukan pada tahun 2015 seluruh Kecamatan di Rokanhulu dan banyaknya kendala yang berhubungan dengan laptop dan ada juga permasalahan dari nilai Agama Kristen yang tidak bisa dicetak rapornya sehingga tidak maksimal penggunaan e-Raport.

Titik permasalahan dari Dapodik yang tidak bisa terkoneksi dapat diatasi dengan menyinkronkan Agama Kristen ke Dapodik dengan tidak mencantumkan jam mata pelajaran.

Awal dari mengakses rapor dimulai dari guru mata pelajaran dilanjutkan ke wali kelas dan dikirim ke operator sebagai admin e-Rapor. Kebanyakan guru mata pelajaran menyerahkan tugas pengisian penilaian rapor kepada operator.

Inilah tugas paling berat bagi operator sehingga e-Raport belum terlaksana. Jika semua guru mata pelajaran bisa mengakses sendiri dan digabungkan penilaian mata pelajaran oleh wali kelas kemudian admin mengentri data dapodik semua akan aman dan bisa dilakukan pencetakan rapor kapan saja dan dimana saja. Namun memasukkan nilai ke e-Raport wajib terhubung dengan server.(Suyatri Yatri)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments