KAMPAR(auranews.id) – Proyek besar diduga dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di jalan baru menuju perkantoran Bupati Kampar mulai meresahkan pengguna jalan.
Pasalnya proyek “siluman” yang tidak memiliki papan informasi tersebut membuat akses menuju perkantoran itu menimbulkan debu berbahaya.
Dari pantauan auranews.id, Selasa (10/9/2019) siang, proyek yang diduga beroperasi semenjak Agustus lalu tidak menggunakan rambu-rambu ataupun himbauan untuk hati hati bahwa ada alat dan mobil besar keluar masuk ke proyek.
Kegiatan yang dilakukan dibadan sungai songsang itu juga diduga menghabiskan anggaran miliaran.
Mobil mobil pengangkut batu dan pasir meninggalkan tanah kuning dijalan hitam yang digunakan oleh para pegawai setiap harinya. Sehingga tanah kuning bekas roda kendraan itupun menimbulkan debu.
Hingga berita ini diturunkan, awak media belum bisa mengkonfirmasi kepada pihak terkait.(Defrizal)
