Minggu, April 14, 2024
BerandaDaerahDinkes Kampar Lakukan Inovasi Akses Data Kepesertaan JKN/KIS

Dinkes Kampar Lakukan Inovasi Akses Data Kepesertaan JKN/KIS

BANGKINANG KOTA(AuraNews) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar terus berinovasi agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat  seperti membuat rincian pembukuan data seluruh kepesertaan JKN/KIS berdasarkan by name by address di setiap wilayah kerja Puskesmas dalam lingkup Kabupaten Kampar.

Melalui rilis resminya ke redaksi AuraNews.id, Jum’at (12/10/2018), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Nurbit, S.IP, MH melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Dedy Rochyani, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa rincian Rekapan Buku Kepesertaan JKN/KIS dapat di akses di Puskesmas (tempat pendaftaran dan meja IGD), Puskesmas Pembantu (Pustu), Polindes dan di Kantor Desa. Inovasi ini bahkan telah dilaksanakan dari bulan Mei 2018,” beber Dedy Rochyani, SKM, M.Kes.

“Kesehatan merupakan hak masyarakat Indonesia. Hal ini sendiri sudah diatur dalam undang-undang dan peraturan di Indonesia. Maka dari itu, pemerintah sebagai wakil dan pelaksana kebijakan negara haruslah mampu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Karena dengan badan yang sehat masyarakat bisa lebih produktif untuk bekerja dan mendukung negara mewujudkan cita-citanya,” tuturnya.

Dalam kaitan peran pemerintah untuk perlindungan finansial terutama masyarakat miskin dalam akses pelayanan kesehatan yaitu melalui program Pemerintah yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). JKN telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat, dapat di lihat dari trend total pemanfaatan JKN/KIS yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Secara nasional tahun 2014 sebesar 92,3 juta orang, tahun 2015 sebesar 146,7 juta orang, tahun 2016 sebesar 192,9 juta orang, dan pada Oktober 2017 sebesar 182,7 juta orang.

Pemanfaatan JKN/KIS yang dimaksud meliputi pemanfaatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, dokter, praktek perorangan/klinik pratama, pemanfaatan di poliklinik rawat jalan rumah sakit, dan pemanfaatan pada rawat inap rumah sakit.

“Peristiwa yang tak diinginkan pernah terjadi di tahun–tahun silam, seperti susahnya akses kepesertaan JKN masyarakat atau pemalsuan kepesertaan. Untuk mengatasi itu membuat kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui UPTD akan terus melakukan inovasi dan terobosan,” terang Dedy Rochyani saat di konfirmasi.

“Harapan kami dengan dilakukan inovasi ini dapat mempermudah masyarakat memperoleh informasi tentang kepesertaan JKN, kami sebagai pelayanan masyarakat akan terus melakukan perbaikan-perbaikan demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, untuk itu bantu kami guna wujudkan hal tersebut,” tutup Dedy Rochyani. (rls/FDr)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments