KAMPAR(auranews.co.id) – Rekanan kontraktor di Kabupaten Kampar mendadak kaget. Pasalnya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Kampar tiba-tiba mengumumkan 10 paket kegiatan proyek yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Kampar pada Jumat (6/3/2020).
Ketua DPC Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kampar, Muhammad Ikhsan, SH langsung menanggapi persoalan ini. Menurutnya, pelelangan ini terburu-buru dan diduga ada settingan.
“Kami minta pihak Perkim dan ULP untuk menunda pelelangan 10 proyek yang ada di halaman LPSE Kabupaten Kampar sampai adanya pelantikan OPD,” kata M Ikhsan kepada auranews.co.id, Sabtu (7/3/2020).
Sebab, kata Ikhsan, pelelangan yang dilakukan saat ini terkesan dipaksakan, akan lebih baik dilakukan setelah adanya pelantikan OPD.
“Seandainya nanti pada pelantikan OPD ternyata Kepala OPD, PPK dan KPA nya diganti, siapa yang akan bertanggungjawab atas pelelangan ini?,” ungkap Ikhsan.
“Jangan-jangan pelelangan ini tanpa sepengetahuan atau melangkahi pak Bupati,” ujarnya.
Untuk diketahui, 10 paket kegiatan proyek Dinas Perkim yang diumumkan dihalaman LPSE Kabupaten Kampar diantaranya Perluasan SPAM Perpipaan, SR, KWH Listrik Pompa Centrifugal Desa Sungai Sarik dengan pagu anggaran rp352,6 juta. Kemudian, Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik Desa Tambusai dengan pagu anggaran rp490,6 juta.
Lalu, Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik Desa Sungai Lirik Kampar kiri dengan pagu anggaran rp500 juta. Kemudian, Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik Desa Buluhcina Siak Hulu dengan pagu anggaran rp400 juta.
Kemudian, Peningkatan SPAM DAM, Bangunan Pengolahan Air, Menara Air, Perpipaan, SR Desa Bukit Melintang Kuok dengan pagu anggaran rp624,8 juta. Lalu, Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik, Intake Desa Pongkai Koto Kampar Hulu dengan pagu anggaran rp500 juta.
Lalu, Peningkatan SPAM Intake, Reservoir, SR, Perpipaan, Bangunan Pengolahan Air Desa Rumbio dengan pagu anggaran rp600 juta. Kemudian, Peningkatan SPAM Intake, Menara air, Bangunan Pengolahan Air, Perpipaan, SR, KWH Listrik Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan dengan pagu anggaran rp600 juta.
Kemudian, Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik Desa Koto Damai Kampar kiri Tengah dengan pagu anggaran rp333,9 juta dan yang terakhir Peningkatan SPAM Sumur Bor Dalam, Menara Air, Perpipaan, SR, Pompa Submersible, KWH Listrik Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri dengan pagu anggaran rp496,1 juta.***
