KAMPAR -(auranews.id)- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD), Brigjen TNI Sudjari saat berkunjung di Makodim 0313/KPR menyampaikan, bahwa TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat.
Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) merupakan salah satu bukti nyata disamping program lain, katanya saat memberikan arahan di Makodim 0313/KPR, Kamis (25/7/2019).
Dikatakan, TMMD merupakan bhakti TNI lintas sektoral dalam upaya mendukung percepatan pembangunan di daerah. Untuk itu, Ia meminta agar kegiatan TMMD dapat dibahas di forum DPRD. “Mudah-mudahan kegiatan TMMD didukung oleh pemerintah daerah sehingga rakyat makin sejahtera”, ucapnya.
Disampaikan, kegiatan TMMD dilaksanakan selama 30 hari dan hasilnya diserahkan kepada pemerintah daerah yang bisa dijadikan program prioritas. TMMD juga sebagai sarana menyatukan semua komponen menjadi satu.
“Mari bersama-sama ikut bergotong royong sehingga kegiatan dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat”, ujarnya.
Kunjungan ke Kodim 0313/KPR dalam rangka menjalankan perintah Kepala Staf TNI AD guna meninjau kegiatan fisik dan kegiatan non fisik TMMD guna perbaikan kedepan, kata Sudjari.
Agar kegiatan dapat berjalan, sesuai dengan yang direncanakan, Sudjari mengistilahkan smboyan TNI ‘Kenali dirimu, Kenali musuhmu, Kalau ingin menang perang’, ujarnya. (Syailan Yusuf)
