KAMPAR(auranews.id) – Sejumlah nama kandidat calon Wakil Bupati Kampar bermunculan pasca sosialisasi tahapan pemilihan oleh panitia pemilih kepada ketua Parpol pengusung di ruang Banmus, Senin (25/3/2019) lalu.
Enam Parpol pengusung yaitu, partai Golkar, Gerindra, PPP, Nasdem, PKS nampaknya sudah menentukan nama untuk diusulkan, PKB satu-satunya Parpol pengusung yang belum mengisyaratkan calon waktu itu.
Kendati demikian, sosok anggota DPRD Kampar, Suharmi Hasan, SH mencuat dikalangan Ninik Mamak dan tokoh masyarakat, malahan disebut dalam ‘Warkah’ sebagai sosok yang pantas mendampingi Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, SH.
Ninik Mamak kenegerian Kampa dan tokoh masyarakat kecamatan Kampa menyampaikan Warkahnya kepada Bupati Kampar, begitu juga para Ninik Mamak di kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu.
Saat dijumpai awak media, Rabu (3/4/2019), Suharmi Hasan, SH tidak menapik saat ditanya namanya muncul dalam ‘Warkah’ Ninik Mamak dan tokoh masyarakat.
“Dukungan itu wajar-wajar dan sah-sah saja, namun mekanisme koalisi Parpol pendukung sangat menentukan”, ujar Suharmi.
Wewenang penuh sebenarnya berada ditangan partai pengusung untuk mengusulkan nama calon Wakil Bupati kepada panitia pemilih, ucapnya.
Hal itu berdasarkan PP nomor 12 tahun 2018, namun tidak mengatur mekanisme pemilihan. Mekanisme pemilihan diatur melalui tata tertib DPRD.
Dikatakan, sesuai harapan Ninik Mamak dan tokoh masyarakat, dirinya sangat siap untuk mendampingi Bupati Kampar sisa waktu 2017-2022.
“Namun, saat ini saya masih konsentrasi pada suksesi pemilihan anggota legislatif DPRD Provinsi Riau,” kata calon anggota DPRD Propinsi Riau nomor urut 2 dari PKB ini.
Penulis: Syailan Yusuf
