Rabu, April 29, 2026
BerandaDaerahAMPG Kampar Desak PGI Riau Minta Maaf ke Gubernur dan Masyarakat

AMPG Kampar Desak PGI Riau Minta Maaf ke Gubernur dan Masyarakat

KAMPAR – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Kampar mendesak Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Riau segera meminta maaf atas video viral tak senonoh yang beredar di dunia maya baru-baru ini.

Berdasarkan informasi dihimpun, video viral itu terjadi di Hotel Labersa, Kampar, Ahad (21/08/2022). Lokasi itu tercatat sebagai tempat pelaksanaan Golf Turnamen Gubernur Riau Cup XXX dalam rangka peringatan HUT ke-65 Riau.

Dalam video itu, tampak seorang biduan wanita bergoyang seksi diatas meja untuk menghibur para peserta. Bahkan beberapa pria terlihat bersorak melihat biduan berjoget dan memberi uang sawer.

Menurut Ketua AMPG Kampar Niko Ardian, kejadian itu telah mencoreng nama baik Gubernur Riau Syamsuar serta melukai perasaan semua masyarakat Riau yang terkenal agamis dan berbudaya.

“Kejadian ini sangat memalukan, seharusnya tidak perlu terjadi. Karena ini diadakan di acara pemerintahan yang bertepatan untuk memperingati HUT Riau ke-65,” ujar Niko, Senin (22/08/2022).

Niko meminta agar para peserta dan pengurus PGI Riau yang terlibat dalam video tak senonoh itu untuk meminta maaf secara terbuka kepada Gubernur Riau Syamsuar dan masyarakat.

“Kita minta semua yang terlibat segera meminta maaf secara terbuka dengan divideokan kepada pak Syamsuar dan masyarakat Riau,” tuturnya.

Sosok anak muda yang energik ini juga meminta Gubernur Riau segera melaporkan kejadian yang telah merusak marwah dan martabat seluruh masyarakat Riau.

“Kita minta gubernur Riau untuk melaporkan kejadian tersebut karena mengandung tindak pidana pornografi dan pornoaksi. Agar ini menjadi pembelajaran dan tidak terulang kembali, sebagai efek jera,” tegasnya.

Sementara itu, Nuradlin mewakili masyarakat Riau mendesak Gubri Syamsuar segera bertindak secara langsung untuk melaporkan video viral itu, karena diduga mengandung konten pornografi dan pornoaksi.

“Gubernur Riau harus turun tangan langsung mengatasi persoalan ini. Apalagi gubernur itu menjadi Ketua Dewan Pembina KONI Riau, inikan terjadi di wilayah cabang olahraga. Sehingga, KONI provinsi Riau sebagai wadah harus mengambil sikap tegas terkait hal ini. Apalagi membawa-bawa nama gubernur Riau ,” pungkasnya.(FLS)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments