HomeDaerahAromaterapi Lavender Sebagai Terapi Kesehatan

Aromaterapi Lavender Sebagai Terapi Kesehatan

Oleh Fitri Ariani
Mahasiswa magister Keperawatan UMY

Sedari dulu masyarakat telah banyak mengenal berbagai jenis tumbuhan yang mempunyai aroma khusus.

Aroma tersebut bukan hanya berasal dari bunganya saja, tetapi dari keseluruhan yang ada dari tumbuhannya, seperti akar, daun, batang tumbuhan.

Aroma tersebut ditimbulkan secara biokimia seseuai dengan perkembangan siklus hidup pertumbuhan yang membentuk metabolit sekunder yang disebut dengan minyak atsiri.

Minyak atsiri merupakan senyawa aroama yang mudah menguap yang berasal dari sumber alami, yakni tumbuhann.

Minyak atsiri memiliki aroma yang khas diantaranya yakni minyak atsiri yang dihasilkan dari tumbuhan lavender.

Tumbuhan lavender merupakan Lavanda Angustifolia yakni salah satu semak tanaman kecil yang cukup populer dimasyarakat.

Tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi, pada ketinggian 600-1.350 mdpl. Tumbuhan ini memiliki daun yang sempit yang bersifat evergreen, beraroma, berminyak dan memiliki bunga spika tubular kecil.

Tumbuhan lavender telah banyak digunakan dalam proses pengobatan herbal pada zaman dahulu, dikarenakan tumbuhan lavender dapat menghasilkan minyak esensial yang begitu efektif dengan aroma yang sangat manis, dan sering kali dijumpai pada produksi parfume, kosmetik, balsem atau minyak pijat atau esensial.

Secara umum, minyak esensial dari tumbuhan lavender diyakini bermanfaat dalam mengatasi permasalahan, seperti stres, kecemasan, kelelahan, mudah marah, depresi, migrain, perut gembung, mengatasi nafsu makan dan bermanfaat sebagai penyegar nafas.

Pengaplikasian aromaterapi minyak ensensial dari tumbuhan lavender salah satunya dengan cara inhalasi (Penghirupan).

Penerapan inhalasi ini memberikan manfaat langsung kedalam tubuh, karena aromaterapi dari tumbuhan lavender mengandung linalool dan linalyl asetat yang dapat memberikan efek sedatif (Penenang) dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan, diantaranya mengatasi insomnia.

Kandungan linalool dan linalyl asetat juga memiliki efek terhadap relaksasi, kecemasan, menurunkan rasa nyeri, ini terjadi dikarenakan dengan melakukan penghirupan aromatheraphi lavender dapat menyebabkan perubahan psikologis dan fisiologis.

Selain itu, tumbuhan yang mengandung linalool dan linalyl asetat juga mempunyai potensi sebagai antiinflamasi.

Sehingga aromatherapi lavender juga dapat bermanfaat dalam mengatasi inflamasi (Peradangan) seperti mengatasi penyakit rhinitis (Pilek).

Dari paparan diatas, bisa dilihat bahwasannya tumbuhan lavender memiliki banyak manfaat umtuk mengatasi permasalahan dibidang kesehatan.(***)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments