BANGKINANGKOTA(auranews.co.id) – Anggota DPRD kabupaten Kampar Fraksi Golkar Agus Candra SIP berharap agar Pj Bupati Kampar adalah sosok yang betul-betul mementingkan kepentingan masyarakat. Pasalnya, hingga kini masih banyak persoalan yang belum terselesaikan di Negeri Serambi Mekkahnya provinsi Riau.
Menurutnya, persoalan banjir yang terjadi di Kota Bangkinang, menjadi salah satu ‘PR’ Pj Bupati Kampar nantinya.
“Jika hujan turun agak lama, Kota Bangkinang banjir di beberapa titik. Persoalan ini sudah cukup lama dan tidak ada tindak lanjut dari pemerintah daerah,” kata Agus kepada auranews.co.id, Kamis (12/5/2022).
Saat berada di Komisi IV DPRD kabupaten Kampar, Agus mengaku sudah acap kali menanyakan persoalan ini kepada dinas terkait. Namun, setiap dibahas soal banjir, Dinas PUPR selalu punya gagasan perencanaan yang matang.
“Ini yang saya herankan, setiap ditanya soal perencanaan mengatasi banjir Dinas PU selalu menyampaikan rencana yang bagus seperti membangun sedotan atau soket. Akan tetapi, setiap tahun anggaran baru, persolan banjir tersebut tak pernah dianggarkan,” ungkap anggota Komisi II DPRD kabupaten Kampar itu.
Ia melihat sejauh ini pemerintah daerah kabupaten Kampar belum serius mengatasi persoalan banjir yang setiap tahunnya terjadi di Kota Bangkinang.
“Padahal, setiap banjir terjadi Pak Sekda turun ke bawah untuk melihat langsung kondisi banjir. Namun, setelah itu tak ada tindaklanjut atau solusi dari persolan ini,” kata Agus menyayangkan.
Untuk itu, ia berharap kepada Pj Bupati Kampar yang bakal ditunjuk oleh Gubernur Riau untuk melihat persoalan ini sebab mengatasi persoalan banjir sudah menjadi kebutuhan karena setiap banjir masyarakat menjadi korban.
“Mengatasi banjir ini sudah menjadi kebutuhan, bukan kepentingan. Setiap banjir datang masyarakat menjadi korban,” tegasnya.
Ketua MKGR Kabupaten Kampar itu menambahkan bahwasanya persoalan banjir adalah salah satu persoalan dari sekian banyak masalah ditengah masyarakat. Masih banyak persoalan-persoalan lain yang menjadi tugas Pj Bupati nantinya.
“Banyak PR yang harus diselesaikan oleh Pak Pj nantinya diantaranya menyelesaikan persoalan jembatan yang terbengkalai, jalan-jalan akses perkebunan masyarakat, persoalan pertumbuhan ekonomi, honor guru MDTA, penyelesaian pembangunan taman kota, dan persoalan-persoalan yang terjadi ditengah masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Masa kepemimpinan Catur Sugeng Susanto akan berakhir pada tanggal 22 Mei 2022 dan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau yang berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri akan menunjuk orang menjadi Pj Bupati hingga Kabupaten Kampar melaksanakan Pilkada yang diperkirakan berlangsung 2024 nanti.***
