KAMPAR(auranews.co.id) – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad Fikri menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah tenggelamnya kapal Banawa milik Pemkab Kampar di Danau PLTA Koto Panjang yang terjadi pada Sabtu sore (19/12/2020) sekira pukul 16.00 wib.
Dalam peristiwa tersebut, kapal dikabarkan membawa lebih kurang 100 penumpang yang tidak menggunakan pelampung dan dikabarkan 1 Orang meninggal dunia.
“Saya turut berduka atas peristiwa tersebut, saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban terkhusus keluarga yang meninggal dunia,” kata Ahmad Fikri kepada auranews.co.id, Ahad (20/12/2020).
Namun, Fikri sangat menyayangkan sampai saat ini belum ada sikap dari Pemkab Kampar atas kejadian tersebut.
“Tadi saya langsung dihubungi oleh mantan orang nomor satu di provinsi Riau, ternyata orang yang meninggal dunia itu adalah keluarga beliau. Dia mengaku kecewa terhadap Pemkab Kampar sebab beliau sulit untuk berkomunikasi dengan salah seorang pejabat Kampar,” ujarnya.
“Siapapun, yah pasti kecewalah, masa tidak ada sikap dari Pemkab Kampar kepada keluarga korban, jangankan untuk membesuk, mengucapkan belasungkawa saja tidak ada,” sindir Fikri.
Ia berharap agar Pemkab Kampar segera mengambil sikap serta menurunkan utusan ke rumah keluarga korban. “Untuk kerumah duka tidak harus kepala daerah, siapapun pejabat boleh-boleh saja, yang penting ada respon dalam peristiwa yang memakan korban ini,” pungkasnya.
Sekedar informasi bahwa kejadian musibah kapal tersebut sekitar pukul 16:00 WIB dari lokasi pariwisata menuju puncak Kompe setelah melakukan perjalanan mengunakan kapal yang telah direhab oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.
Selain itu, salah satu korban yang meninggal dunia terjebak dalam kapal setelah mengalami musibah tenggelam bernama Salman Alfarisi warga Rumbai Kota Pekanbaru.***
