Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaAdvetorialMUI Kampar Taja FGD Serambi Mekkah, Ini Kata Repol

MUI Kampar Taja FGD Serambi Mekkah, Ini Kata Repol

BANGKINANGKOTA(auranews.co.id) – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar mengelar acara Forus Group Discussion (FGD) bersama elemen masyarakat guna membahas konsep “Kampar Serambi Mekkah”, Ahad (25/10/2020) pagi, bertempat di Sekretariat MUI, Komplek Markaz Islamic Centre Bangkinang, Jalan DI Panjaitan, Bangkinang Kota, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.

Ada yang menarik dari acara FGD yang ditaja oleh pengurus MUI kabupaten Kampar ini, karena merumuskan konsep Kampar Serambi Mekkah dengan mengundang beberapa pihak yang berkompeten, termasuk Wakil Ketua DPRD kabupaten Kampar Repol.

Repol hadir langsung memenuhi undangan resmi selaku Wakil Ketua DPRD kabupaten Kampar pada FGD yang ditaja oleh MUI. Meskipun ditengah padatnya jadwal dan agenda beliau dalam melaksanakan tugas selaku Wakil Rakyat maupun sebagai Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Kampar.

Repol menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas undangan dari MUI Kampar, apalagi bisa duduk bersama dengan orang-orang hebat di kabupaten Kampar.

“Allhamdulillah, pagi ini saya diundang dan bisa duduk bersama dalam majelis ilmu dengan buya-buya, ustadz-ustadz, doktor-doktor muda yang dimiliki kabupaten Kampar dalan Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja oleh MUI kabupaten Kampar,” ujar Repol dalam akun facebooknya.

Ia sangat mendukungan sekali dengan kegiatan tersebut karena julukan Serambi Mekkah ini bagi kabupaten Kampar kedepannya harus punya konsep. “Kegiatan ini tentunya sangat kita dukung sekali, terutama berbicara tentang konsep Kampar Serambi Mekkah,” kata Repol.

Repol berharap dengan adanya FGD ini, semog bisa merumuskan konsep bagaimana Kampar sebagai “SERAMBI MEKKAH”. Selama ini kita selalu menyebut bahwa Kampar “Serambi MakkĂ h” namun tak jelas konsepnya.

“Semoga kajian yang ditaja oleh MUI kabupaten Kampar ini menjadi rumusan yang apik, bernas dan cerdas sehingga berlanjut menjadi Ranperda dan akhirnya menjadi sebuah Perda sehingga nilai-nilai keislaman semakin membumi dinegeri Serambi Mekkah ini,” tulis Repol.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments