BANGKINANGKOTA(auranews.co.id) – Taman Kota nan indah yang dinanti-nanti oleh masyarakat Kabupaten Kampar khususnya Kota Bangkinang tampaknya batal terwujud. Pasalnya, hingga awal bulan Oktober 2020 renovasi pembangunan Taman Kota Bangkinang ini masih belum berubah.
Pantauan auranews.co.id beberapa minggu terakhir, pengerjaan proyek senilai 5,8 miliiar ini seperti tersendat. Tak ada perkembangan dan progres yang signifikan.
“Iya, pengerjaan proyeknya tak seperti awal pembangunan, yang mana semula tukangnya ramai. Tapi, beberapa minggu terakhir, tak ada perkembangan,” kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada auranews.co.id disekitar lokasi proyek, Selasa siang (6/10/2020).
Ia mengaku ada mendapat kabar kalau proyek renovasi taman Kota Bangkinang ini bakal putus kontrak.
“Dari informasi yang beredar, proyeknya mau putus kontrak karena uang muka sebanyak 1 M diambil oleh calo proyek dan tidak dikembalikan. Tapi, kebenarannya saya tidak tahu,” kata pria tersebut.
Renovasi Taman Kota Bangkinang dengan pagu anggaran 5.800.000.000 ini dikerjakan oleh CV. Kerja Sama & CO yang diawasi oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar. Dana proyek bersumber dari APBD Kampar tahun 2020.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar melalui Kabid Pertamanan Dinas Perkim Kampar, Ahmad Faiz membantah informasi adanya putus kontrak proyek renovasi taman Kota Bangkinang.
“Informasi dari mana ?? Nggak ada putus kontrak,” kata Ahmad Faiz saat dihubungi auranews.co.id melalui seluler pribadinya, Selasa sore.
Namun, ia mengakui bahwa adanya keterlambatan progres pembangunan renovasi Taman Kota tersebut dan pihaknya sudah memberikan teguran kepada perusahaan pemenang.
“Karena adanya keterlambatan progres,
Dinas Perkim sudah menegur Direktur perusahaan tersebut,” katanya.
Kalau putus kontrak itu, sambung Faiz, ada proses yang dilalui, setidaknya Dinas Perkim sudah memberikan teguran 3 kali kepada perusahaan pemenang.***
