Minggu, Juni 14, 2026
BerandaDaerahDedikasi Tinggi dan Tulus Sang Kadis Bagi Masyarakat

Dedikasi Tinggi dan Tulus Sang Kadis Bagi Masyarakat

PERGI PAGI, PULANG PAGI, SEPERTI LANTUNAN LAGU MILIK GRUP BAND ARMADA

BANGKINANG KOTA -(auranews.co.id)- Mendengar nama H. Dedy Sambudi, M.Kes rasanya sudah tidak asing lagi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kampar, terutama dilingkungan yang membidangi kesehatan.

Secara tidak disengaja, auranews.co.id, Senin (22/06/2020) malam bertemu dan melihat sang Kadiskes Kampar itu masih mengenakan pakaian dinas lengkapnya di Balai Bupati Kampar, saat menghadiri Video Conference dengan Gubernur Riau Drs Syamsuar, yang juga dihadiri Sekda Kampar Drs Yusri, Msi serta Forkopimda Kampar.

Tak ayal, dengan tampilan tersebut, auranews.co.id, pun bertanya-tanya perihal pakaian dinas yang masih melekat ditubuh Dedy tersebut.

“Baru balik dari Tapung Dinda,” ucap Dedy seraya menyapa.

Jika ditelisik lebih dalam, normalnya, jam kerja seorang pegawai negeri sipil (PNS) itu 8 (delapan) atau 9 (sembilan) jam kerja. Namun, tampaknya hal itu tidak berlaku bagi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar ini.

Dedy pun menceritakan, bahwa dari pagi hingga larut malam, dirinya telah berkeliling ke sejumlah daerah. Seperti cerita Dedy, paginya dia dan sejumlah staf melakukan monitoring ke berbagai Puskesmas, kebetulan hari ini di Kuok.

Kalau dirunut, ada 31 Puskesmas dari 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar ini. Mungkin, jika tidak dimonitor dengan baik, maka bisa saja pelayanan ada yang terkendala. Ini salah satu pemicu Dedy untuk selalu turun langsung memonitor ke seluruh Puskesmas.

Kadiskes Kampar H. Dedy Sambudi saat ditemui di Balai Bupati Kampar masih mengenakan seragam dinas, Senin (22/06/2020) malam.

Usai dari Kuok, Ayah tiga Anak ini langsung balik lagi ke Kantor Dinas Kesehatan Kampar yang berlokasi di jantung kota Bangkinang, tepatnya jalan Abdul Rahman Saleh.

Di Dinas tersebut, pria kelahiran 5 Mei 1975 ini langsung memimpin rapat koordinasi BLUD Puskesmas.

Kemudian lanjut Dedy, dia langsung ke Kampa untuk menghadiri acara pesantren islamic center Kampa.

Selanjutnya, Selesai dari Kampa, kemudian Suami Susilawati Syaiful ini pun langsung bertemu Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH dan sejumlah kepala dinas lainnya, seperti Kadispora, Kepala Bappeda untuk mengikuti rapat koordinasi membahas perkembangan stunting di Kampar.

Untuk diketahui, Stunting merupakan salah satu program yang patut diacungi jempol terhadap kinerja Dedy dalam memimpin Dinas Kesehatan Kampar.

Bayangkan saja selama dibawah kepemimpinannya, angka stunting di Kabupaten Kampar secara grafik menurun. Bahkan, baru-baru ini Kabupaten Kampar diklaim daerah yang berhasil menekan tingginya angka stunting di Indonesia.

Dedy Sambudi saat mendampingi Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2017, angka stunting yang terjadi di Kampar sebesar 27% dan naik menjadi 31% pada tahun 2018.

Dan pada tahun 2019, melalui berbagai upaya yang dilakukan, Pemkab Kampar melalui Dinkes Kampar berhasil menekan angka stunting hingga 11,88%.

Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat signifikan karena target penurunan angka stunting yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia adalah di kisaran 14%.

Dedikasi, Kerja Keras dan Kejujuran

Menurut Dedy Sambudi, ada dua hal yang dilakukan oleh Pemkab Kampar dalam menurunkan angka stunting. Yakni melakukan intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Dimalam harinya, seperti cerita diawal, Dedy langsung menghadiri Vidcon dengan Gubri.

“Seperti yang dinda lihat, pakaian dinas ini masih melekat, dari pagi belum pulang ke rumah. Ini rutinitas kita sehari-hari saat sedang bekerja,” tutur Dedy dengan semangat.

Menurut Dedy, kunci kesehatan dirinya terletak dari keihklasan untuk mengabadikan diri kepada negara dan masyarakat.

Bersama Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH untuk mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker.

“Bekerja dengan hati dan ikhlas berbuat,” ini kuncinya kata Dedy.

“Insyaallah, dengan keikhlasan dalam bekerja, semua menjadi mudah,” tambahnya.

Dedy pun menuturkan, bahwa setiap paginya, rutin minum madu, siang wajib diisi dengan karbohidrat.

“Kita makan nasi, cuma di siang hari, pagi minum madu dan buah-buahan, malamnya balik lagi minum madu,” terang Dedy sambil mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.

“Satu hal lagi, jangan merokok,” lanjutnya.

Sejauh ini, Keluarga nya selalu mendukung, Dedy mengatakan, dukungan keluarga merupakan sumber kekuatan utama dirinya dalam mengemban tugas negara. Apapun kegiatan yang dilakukan Dedy, Keluarga selalu hadir mensupport kerjanya.

“Kita ini milik masyarakat, ini prinsip utama, waktu tertentu, memaksimalkan waktu yang singkat, dengan keluarga yang penting kualitasnya,” ujarnya.

Mendampingi Sekdakab Kampar Drs Yusri Msi dalam kunjungan kerja bersama Kapolres Kampar AKBP M. Kholid beberapa waktu lalu.

“Beberapa bulan ini tidak ada istirahat, apalagi di masa pandemi covid-19 ini. 1000 % kita dedikasi kan dalam penanganan covid-19,”sambungnya.

Terakhir, Dedy pun menyampaikan, di era globalisasi saat ini, persaingan semakin tinggi.

Setiap orang dituntut memiliki kemampuan dan keahlian. Namun keberhasilan dalam persaingan tidak hanya membutuhkan keahlian dan kemampuan semata, tetapi juga diperlukan adanya dedikasi, kerja keras serta kejujuran dan sikap yang menghargai kerja sebagai sesuatu yang luhur.

Yang penting semangat, hambatan serta tantangan menjadi kekuatan melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja iklas dalam meraih kemuliaan.

Keteladanan karakter, idealisme, komitmen dalam kancah perjuangan harus tetap terjaga sebagai sumber inspirasi dan semangat dalam bekerja.

Jangan terbang karena pujian, jangan tumbang karena cacian. Kalimat yang tepat disematkan kepada Dedy Sambudi. Meski ada cibiran dan rasa sinis sana sini, Dedy selalu semangat on the track bekerja demi masyarakat Kampar tercinta.

Ditengah situasi pandemi covid-19 ini, Dedy pun tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah.

“Masyarakat harus selalu waspada, tetap ikuti protokol kesehatan. Jika keluar rumah, selalu pakai masker, rajin cuci tangan dan selalu terapkan sosial distancing (jaga jarak),”tutupnya.(FLS)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments