KAMPAR(auranews.co.id) – Ketua Komisi I DPRD Kampar, Muhammad Ansar, SAg mengajak seluruh stakeholder dan pemangku kebijakan di Kabupaten Kampar untuk serius menangani persoalan Narkoba.
Ia juga mengajak untuk mengedukasi masyarakat dengan berbagai macam metoda yang mampu membuat mereka paham bahwa Narkoba itu musuh besar Negara.
“Berhentilah dengan acara seremonial, mari kita buktikan dengan kerja nyata kalau memang kita cinta dengan negeri ini,” kata Muhammad Ansar kepada auranews.co.id, Selasa (28/1/2020).
Menurutnya, saat ini isu untuk persoalan pemakai Narkoba ini harus bergeser dari isu tangkap dan penjarakan beralih ke isu menuju kesehatan atau Rehabilitasi.
Sebab, menurut para ahli ilmu kesehatan ternyata pecandu atau pengguna narkoba tergolong kedalam penyakit yang disebut dengan penyakit otak kronis kambuhan, yang mana sipemakai tidak dapat sembuh total namun hanya bisa pulih.
“Sembuh dengan pulih ini beda kalau di analogikan sakit luka dan flu. Kalau luka dia bisa sembuh dan tidak ada istilah kambuh tapi kalau flu maka dia hanya bisa pulih akan tetapi sewaktu-waktu dia bisa kambuh disebabkan oleh cuaca dan lingkungan yg tidak sehat,” katanya.
Makanya, lanjut Ansar, ketika ada anak yang kecanduan Narkoba maka solusinya adalah Rehabilitasi. Negara sudah membuat berbagai regulasi terakhir lahirnya Permendagri no 12 tahun 2019 terkait pencegahan dan penanggulangan Narkoba ini dan bahkan DPRD Kampar pun telah membuat Perda inisiatif pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya yakni Perda no 7 tahun 2018.
“Dimana Perda ini mengamanahkan bagaimana terwujudnya tenaga dan SDM yg unggul bahkan tebentuk tenaga penyuluh narkoba sampai tingkat desa namun sayangnya sampai hari ini belum terlihat realisasinya dengan baik,” kata Ansar.
Disamping itu, Politikus PPP Itu mengapresiasi telah didirikannya pusat Therapy dan Rehabilitasi Napza/ Narkoba, Rumah Sarasehan dibawah naungan yayasan Sarsehan Poundation didesa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu.
“Semoga kehadiran Rumah Sarasehan dapat menjadi solusi bagi anak negeri yang sudah jauh dari Ridho ilahi sehingga mereka kembali ke jalan yang benar, jalan shirothol Mustaqim. Aamiin,” pungkas Ansar.***
