GUNUNGSAHILAN(AuraNEWS.id) – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Gunung Sahilan menggelar kegiatan Pra Musrenbang Desa “Rembug Stunting Desa” yang digelar di Aula Kantor Desa Subarak, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Sabtu (14/12/2019).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TPID Kecamatan Gunung Sahilan Saputra, S.Sos, Kepala Desa Subarak Razali, SR, KPM Yuliza, S.Km, Pengurus PKK Desa dan para Kader Posyandu.
Ketua TPID Saputra menyampaikan, kegiatan Rembug Stunting merupakan wadah komunikasi untuk mengusulkan segala kekurangan, ide atau inovasi untuk pencegahan terjadinya stunting.
“Dalam kegiatan Rembug Stunting membahas lima paket layanan konvergensi stunting desa, yakni pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sanitasi dan air bersih, konseling gizi terpadu, perlindungan sosial dan PAUD,” jelasnya.
Saputra menerangkan, stunting adalah kurangnya asupan gizi pada anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu semenjak anak masih di dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun, maka untuk mencegah hal tersebut TPID Kecamatan Gunung Sahilan menggelar kegiatan rembug stunting desa. Dalam kegiatan rembug para peserta dapat memberikan saran usul sesuai dengan lima paket Layanan Konvergensi stunting yang disampaikan.
“Ini merupakan gambaran program inovasi untuk memberi edukasi pada masyarakat dengan melakukan komunikasi untuk menguatkan usulan pencegahan stunting yang akan disampaikan pada Musrenbang di masing-masing desa nantinya,” katanya.
Lebih lanjut, kegiatan Rembug Stunting ini akan dilakukan di setiap Desa, dari sembilan Desa di Kecamatan Gunung Sahilan, dua desa diantaranya sudah melakukan rembug stunting,” tutup Putra.
Kepala Desa Subarak Razali, SR sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh TPID Kecamatan Gunung Sahilan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya stunting di Kecamatan Gunung Sahilan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga kegiatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Razali menambahkan, dalam upaya pencegahan stunting Pemerintah Desa Subarak juga melakukan Replikasi kegiatan Pos Gizi Ibu Hamil untuk penanganan Stunting.
Hal tersebut merupakan komitmen yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Subarak dalam kegiatan Bursa Inovasi Desa dan ini akan kita dorong masuk dalam APBDes tahun 2020,” jelas Razali.(Poetra)
