KAMPAR(auranews.id) – Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXVIII tingkat provinsi Riau di Kabupaten Kampar akan berlangsung 23-30 November 2019. Sebagian kafilah kabupaten/kota kabarnya sudah berada di Ibukota Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota.
Pantauan auranews.id, Sabtu sore (23/11/2019) dilokasi MTQ, tampak astaka MTQ berdiri di Lapangan Merdeka Bangkinang. Astaka utama tersebut dikelilingi beberapa astaka kecil.
Namun, keindahan dan kemegahan astaka MTQ Riau itu tertutup oleh semrawutmya penataan bazar oleh panitia penyelenggara.
Salah seorang masyarakat setempat, Siam menyayangkan semrawutnya stand bazar MTQ. Menurutnya, akan terlebih indah, panitia menata kembali stand bazar tersebut.
“Lokasinya agak sempit, semrawut saja. Belum lagi tempat parkir,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, S.H dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Kampar Hambali, kemarin mengatakan sepenuhnya stand bazar dikelola oleh pihak ketiga.
“Untuk stand bazaar tidak ada anggarannya, dan kita serahkan kepada pihak EO untuk mengelolanya,” ungkapnya dengan singkat melalui seluler.
Dari salah seorang sumber yang mintai informasi bahwa, untuk stand bazaar dengan ukuran 3 x 3 pihak Event Organizer (EO) mengenakan sewa sebesar Rp 7 juta dan ukuran 5 x 5 dikenakan sewa sebesar Rp 10 juta selama pelaksanaan MTQ berlangsung di Kabupaten Kampar.
“Untuk sewa tersebut sangat mahal tarifnya karena stand bazaar itu dipergunakan untuk ajang promosi potensi yang dimiliki Kabupaten Kampar maupun Kabupaten/Kota di Provinsi Riau,” sebutnya dengan kecewa.***
