Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaNasionalAceh25 Anggota DPRK Langsa Dilantik

25 Anggota DPRK Langsa Dilantik

LANGSA(AuraNEWS.id) – 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) Langsa Periode 2019-2024 terpilih hasil Pileg 2019 secara resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Dr.Nurnaningsih Amriani, SH MH, di ruang rapat paripurna DPRK setempat, Senin (2/9/2019).

Pelantikan dilakukan dengan cara pengucapan sumpah janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Dr. Nurnaningsih Amriani, SH, MH. Adapun 25 anggota DPRK Langsa periode 2019-2024 yang dilantik tersebut yaitu Jeffry Sentasa S Putra (Gerindra), T. Hidayat (Golkar), Zulfahmi (PKS), Pangian Widodo Siregar (Hanura), Joni (Demokrat), Zulkifli (Partai Aceh), Melvita Sari (Gerindra), Rosmaliah (Golkar), Dedi Saputra (Hanura), Zulfikar (Demokrat), Syamsul Bahri (Partai Aceh), Rosmawati (Partai Aceh), Fajri (PNA), Irwanto (Gerindra), Muhammad Ali (PDIP), Saifullah (Golkar), Rubian Harja (Golkar), Sri Keumala Nurli (NasDem), Noma Khairil (PKS), Faisal (Hanura), T. Ratna Laila Sari (Demokrat), Ferizal Amri (Demokrat), Burhansyah (Partai Aceh), Maimul Mahdi (Partai Aceh), T. Helmi Mirza (PNA).

Ketua DPRK Kota Langsa periode 2014-2019 Burhansyah, SH sekaligus membuka rapat paripurna istimewa tersebut mengatakan bahwa selama masa pengabdiannya, DPRK Langsa telah berusaha melaksanakan tugas dan kewajibannya seoptimal mungkin dalam rangka menampung aspirasi masyarakat, pelaksanaan otonomi daerah, banyak perubahan dan perkembangan yang terjadi pada lembaga pemerintah baik di pusat maupun di daerah.

Lanjutnya, sejak awal masa jabatan dari tahun 2014, kami telah melaksanakan berbagai agenda kegiatan legislatif, yaitu rapat-rapat baik internal dewan maupun dengan OPD, dialog interaktif dengan Eksekutif, dialog komunikatif dengan kelompok masyarakat atau unsur masyarakat, kunjungan kerja serta reses untuk menampung aspirasi masyarakat dari hasil kegiatan dewan masa jabatan 2014-2019, dalam menjalankan tugas dan kewenangannya telah menghasilkan antara lain produk keputusan DPRK tentang persetujuan penetapan qanun Kota Langsa sebanyak 73 (tujuh puluh tiga) keputusan.

Sementara Ketua DPRK Langsa sementara periode 2019-2024 Zulkifli Latif dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada, bahwa sebelum pimpinan DPRK Langsa terbentuk secara definitif, maka DPRK Langsa dipimpin pimpinan sementara DPRK Langsa yang terdiri atas seorang Ketua dan seorang Wakil Ketua yang berasal dari dua partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua, maka kami untuk sementara diberikan mandat memimpin DPRK Langsa.

Walikota Langsa Usman Abdullah, SE membacakan amanat Gubernur Aceh mengatakan bahwa pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan pada hakikatnya merupakan investasi dan ikrar dari semua anggota DPRK untuk berjuang mengartikulasikan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan tugas dan fungsi dewan. Sebagai anggota dewan, Bapak/Ibu memang berasal dari partai politik yang berbeda. Namun dalam konteks mengemban amanat rakyat, semuanya harus satu kesatuan yang berjuang untuk kepentingan orang banyak. Karena itu, sebutan sebagai wakil rakyat hendaknya jangan hanya slogan saja. Sebutan itu mesti dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah Bapak/Ibu duduk di lembaga legislatif ini.

“Sampai kapanpun, hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah tidak tersentuh. Hubungan itu bisa dibangun melalui jalur komunikasi langsung, melalui kinerja yang berintegritas, serta dengan menunjukkan kepedulian terhadap suara rakyat,” ujar Walikota Langsa membacakan amanat Gubernur Aceh

Sebagai wakil rakyat di legislatif, berbagai tugas penting sudah menanti Bapak/Ibu sekalian, terutama dalam menuntaskan agenda reformasi, menegakkan supremasi hukum, mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, terlebih lagi menjalankan kebijakan otonomi khusus yang berlaku di daerah kita ini. Sebagai anggota legislatif, Bapak/Ibu diharapkan memiliki obligasi moral menuntaskan agenda ini. Jangan sampai justru kita yang memperlambat jalannya perubahan itu, sehingga kepercayaan rakyat kepada legislatif dan eksekutif menjadi luntur.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Langsa, Bupati Aceh Tamiang Mursil, SH., M.Kn, Ketua DPRD Aceh Tamiang M. Fadlon, SH, Danyonif Raider 111/KB Letkol Inf Guruh Tjahyono, SIP, M.I.Pol, Jajaran Kepala OPD Kota Langsa.(din).

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments