Selasa, Mei 26, 2026
BerandaDaerah4 Kasus Perempuan Tewas Dibunuh Kenalan Facebook Paling Sadis

4 Kasus Perempuan Tewas Dibunuh Kenalan Facebook Paling Sadis

PEKANBARU -(auranews.id)-  Kasus perempuan tewas dibunuh kenalan facebook kembali terjadi. Kasus terbaru menimpa seorang gadis di Simpang Belutu, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Pekanbaru, Riau, Minggu (18/8/2019) berusia 14 tahun. Korban tewas dibunuh dan diperkosa oleh pria yang baru dikenalnya seminggu dari facebook.

Tak ayal, kasus ini menambah deretan peristiwa pembunuhan yang terjadi terhadap seorang perempuan yang dilakukan oleh kenalan teman prianya dari media sosial facebook. KitakiniNews berhasil merangkum beberapa kasus perempuan tewas dibunuh kenalan facebook yang paling sadis di tanah air yang pernah menggemparkan.

Dilansir dari Kitakini.news, Berikut 4 kasus perempuan tewas dibunuh kenalan facebook.

1. Seorang Wanita Hamil 2 Bulan Dibunuh Pacarnya yang Dikenal dari FB di Batubara

Kasus pertama ini terjadi pada bulan Desember 2016 silam. Kasus ini sempat menggemparkan warga Sumatera Utara pada saat itu. Seorang wanita bernama Sugianti (19) warga dusun XV Desa Paya Lombang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai, ditemukan tewas mengenaskan dibunuh oleh teman yang dikenalnya di facebook.

Jasad korban kemudian dibuang ke Sungai Tanjung Desa Kuala Indah dusun IV, Batubara, Sumatera Utara. Polres Batubara berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang ternyata kekasih korban yang baru dikenalnya dari facebook berinisial MFQ (21) warga Jalan Bani Hasim, Tebingtinggi.

Terungkap, pelaku nekat menghabisi kekasihnya tersebut dikarenakan korban yang telah hamil 2 bulan meminta pertanggungjawaban pelaku. Karena enggan bertanggung jawab, pelaku menghabisi nyawa pacarnya itu. Pelaku menjerat leher korban dengan seutas tali yang telah dipersiapkannya dalam tasnya.

Aksi sadis pelaku tidak sampai disitu, setelah korban tewas pelaku kemudian menyeret korban ke pinggir sungai. Di situ korban diikat dengan tali. Pelaku menggunakan batu bekas bangunan yang juga diikatkan sebagai pemberat, kemudian mendorong tubuh korban dan membuangnya ke sungai.

2. Gadis Simalungun Tewas Dibunuh dan Diperkosa Pria yang Baru Dikenalnya dari Facebook

Novita Dewi (18) warga Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, ditemukan tewas di ladang warga, Selasa (21/5/2019) lalu, tepatnya di bulan ramadhan kemarin.

Terungkap, korban tewas dibunuh dan jasadnya diperkosa oleh teman prianya berinisial AS yang baru satu bulan setengah terakhir dikenalnya dari jejaring sosial facebook.

Motif pembunuhan sadis disertai pemerkosaan ini dilakukan pelaku karena kesal korban yang sudah 3-4 kali jalan bareng sama tersangka ini menolak diajak bersetubuh. Pelaku mengajak korban jalan beralasan untuk berbuka puasa bareng bersamanya.

Namun, ditengah jalan tiba-tiba nafsu birahi pelaku timbul untuk menyetubuhi korban. Pelaku kemudian memberhentikan sepeda motornya dan mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Namun, ajakan pelaku ini ditolak mentah-mentah oleh korban, sehingga membuat pelaku marah dan langsung memiting leher dan mencekik korban hingga tewas.

Pelaku yang menyadari korban sudah tidak berdaya kemudian langsung memperkosa korban. Sadar korban sudah tidak bernyawa, pelaku kemudian secara sadis membuang jasad korban ke ladang milik warga. Selang berapa hari kemudian. jasad Novita Dewi berhasil ditemukan oleh warga. Polisi yang mendapat informasi kasus pembunuhan ini kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap pelaku.

3. PNS Kemenag Kota Bandung Tewas Dimutilasi dan Dibakar Pria Selingkuhannya dari Facebook

Seorang wanita yang bekerja sebagai PNS Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, Jawa Barat bernama Komsatun Wachidah (51), menjadi korban pembunuhan dan mutilasi oleh selingkuhannya DP (37) pada Juli 2019 silam.

Peristiwa ini memang sangat menggemparkan pada saat itu. Bagaimana tidak, pelaku tega membunuh, memutilasi serta membakar jasad korban hingga hangus. Tidak sampai disitu, pelaku juga melarikan mobil korban dan menjualnya ke penadah.

Kepada Polres Banyumas, pelaku mengatakan membunuh korban karena kesal korban minta dinikahi. Pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban dengan alasan sudah punya keluarga. Korban sendiri diketahui masih memiliki suami.

Pelaku juga mengatakan, dia mengenal korban melalui media sosial facebook sejak lebaran lalu. Dari perkenalan itu tersangka dan korban sudah bertemu sebanyak empat kali. korban sendiri sempat mentransfer uang sebanyak 4 kali kepada tersangka.

Sebelum kejadian, pelaku dan korban bertemu di Puncak Bogor. Pelaku dan korban cekcok. Pelaku kemudian menghabisi korban di dalam mobil. Tersangka mengaku sudah merencanakan untuk membunuh korban dengan meminta korban untuk membawa BPKB mobil korban saat bertemu.

Selain membunuh, pelaku juga memutilasi tubuh korban dan membawanya ke Kebumen. Pelaku membakar potongan tubuh korban di gorong-gotong Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah. Dalam perjalanan dari Bogor untuk membuang jasad korban. Pelaku beberapa kali menepi untuk memotong jasad korban. Setelah membakar potongan tubuh korban, pelaku menjual mobil korban di salah satu showroom mobil di Purwokerto seharga Rp 100 juta.

4. Gadis Belia di Pekanbaru Tewas Dibunuh dan Diperkosa Kenalan FB

DW (14) seorang gadis di Pekanbaru tewas dibunuh dan diperkosa oleh kenalan dari media sosial facebooknya. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di Simpang Belutu, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Pekanbaru, Riau, Minggu (18/8/2019).

Dari hasil penyelidikan, diketahui kalau korban dibunuh oleh teman prianya, berinisial YG (19) yang berprofesi sebagai buruh. YG berhasil diamankan polis, pelaku sendiri langsung digiring ke Polsek Kandis.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau pelaku dan korban baru satu Minggu berpacaran. Pelaku mengenal korban melalui media sosial facebook.

Peristiwa nahas, berawal ketika korban menjemput pelaku di Kamp Libo Jaya, Kecamatan Kandis menggunakan sepeda Yamaha Vixion pada pukul 13.00 WIB. Kemudian keduanya menghabiskan waktu dengan jalan-jalan keliling Kandis.

Jelang sore hari, pelaku mengajak korban ke Mindal, Kelurahan Simpang Belutu. Mereka masuk ke gubuk kosong yang ada di TKP dan pelaku merayu korban untuk berhubungan intim. Ajakan itu ditolak korban.

Korban yang ketakutan berusaha melarikan diri dan dikejar oleh pelaku. Kemudian pelaku mengambil cangkul dan memukul kepala korban sebanyak dua kali dan punggung Korban sebanyak dua kali. Korban pun tewas di TKP.

Melihat korban tewas, pelaku memperkosa korban. Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku kabur sambil membawa handphone korban.

Pelaku melarikan diri ke Jalan Sudirman Kelurahan Telaga Sam Sam Kandis. Di sana, pelaku menjual HP milik korban kepada temannya. Setelah itu, pelaku kabur ke SP 4 Flamboyan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, untuk menonton hiburan rakyat dalam rangka peringatan HUT RI, sebelum akhirnya ditangkap polisi. (Ferry Anthony)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments