BANGKINANGKOTA(auranews.id) – Masyarakat Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar kini mulai resah dengan kehadiran objek wisata Dekotoz yang berada di Bukit Kincung Kelurahan Batu Bersurat. Pasalnya objek wisata yang exclusif itu tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang.
“Memang masyarakat sudah mulai resah, karena ada isu tempat itu digunakan untuk orang berpasang-pasangan,” kata salah seorang tokoh masyarakat setempat yang tidak ingin disebutkan namanya ketika dihubungi auranews.id, Ahad (28/7) sore.
Lelaki yang pernah menjadi ketua pemuda di kelurahan itu juga menyebutkan akses untuk masuk ke wisata Dekotoz sangat tertutup sehingga tidak bisa dimasuki sembarang orang.
Ia berharap kepada pemerintah terkhusus Dinas Pariwisata untuk segera menertibkan, dirinya tidak menjamin kalau masyarakat nantinya akan bertindak.
“Pemerintah jangan tutup mata, kalau memang tidak ada izin tutup saja, kalau tidak masyarakat akan bertindak, terserahlah apa yang terjadi setelah itu,” tegasnya lagi.
“Kalau masalah ada hantu atau tidaknya kita tidak tahu, mungkin bisa jadi karena tempat itu dahulu memang rawan dan berada dalam hutan,” tutupnya.
Sekedar diketahui, objek wisata yang menyediakan vila tempat penginapan itu memang exclusif, semakin exclusif nya tidak boleh sembarang orang masuk kedalam, bahkan pintu gerbang selalu tertutup.
Konon katanya, pengunjung boleh masuk dengan sistem perpaket atau dengan rombongan. Dalam satu rombongan maksimal 15 orang dengan biaya satu orang dikenakan 400 ribu selama satu hari satu malam. (Defrizal)
