Minggu, Juni 14, 2026
BerandaDaerahHalal Bil Halal IKST, Dr Aliman Makmur:  6,16 Persen Jalan Tol Trans...

Halal Bil Halal IKST, Dr Aliman Makmur:  6,16 Persen Jalan Tol Trans Sumatera Melewati Kampar

KAMPAR(auranews.id) – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang direncanakan Pemerintah Pusat sepanjang 2.818 Km 6,16 persennya atau 173,8 Km melewati kabupaten Kampar. Pembangunan ini direncanakan selesai tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Dr. Aliman Makmur pada acara Halal bil halal Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) di Hotel Mutiara Pekanbaru, Minggu (30/6/2019).

Dijelaskannya, jalan tol tersebut melalui 10 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di kabupaten kampar, yaitu tol Pekanbaru-Dumai melalui kecamatan Tapung Hilir sepanjang 15 km, tol Pekanbaru-Rengat sepanjang 61 km melewati kecamatan tapung dan siak Hulu serta tol Pekanbaru-Sumatera Barat sepanjang 97,81 km akan melewati kecamatan Tambang, Kampar, Rumbio Jaya, Kampa, Bangkinang, Salo, Kuok dan XIII Koto Kampar.

“Dengan adanya kebijakan pemerintah pusat menempatkan 6,16 persen jalan tol dari total 2.818 km tersebut, yang tentunya akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah khususnya kesejahteraan masyarakat,” kata penasehat IKST itu.

Untuk itu, Bupati Kampar menghimbau tokoh-tokoh IKST untuk memberikan dukungan positif dan berterima kasih  kepada pemerintah pusat yang telah menyalurkan kebijakan tersebut dan kepada seluruh masyarakat kabupaten Kampar diharapkan dapat menerima dan mensukseskan program Penanaman Republik Indonesia.

“Jalan tol tersebut akan dapat menunjang program pariwisata kabupaten Kampar yang lagi kita galakkan. Pak Bupati telah memberikan masukan tentang perencanaan khususnya rest area, yang direncanakan ada dua titik yaitu antara kecamatan Salo dan Pekanbaru dan di kawasan PLTA koto panjang untuk kemajuan pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, untuk mensejahterakan masyarakat Pemda Kampar dibawah kepemimpinan Catur Sugeng Susanto.SH, juga melakukan hubungan silaturahim yang baik dengan pemerintah pusat, dari lebih kurang 2000 permasalahan pertanahan di Indonesia, Pemerintah pusat memperioritaskan masalah pertanahan antara PTP V dan masyarakat Senama Nenek yang pertama diselesaikan.

“Insyaallah pada selasa  2 Juli 2019, dua hari lagi kita ke jakarta ke Mensekneg guna mengikuti rapat verifikasi masyarakat Senama Nenek calon penerima lahan kebun kelapa sawit yang 2.800 Ha, yang beberapa waktu lalu diperintahkan oleh Presiden Joko widodo untuk diselesaikan,” jelasnya.

Sementara, ketua IKST, Syafaat.MM, menyatakan memberikan dukungan terhadap pemerintahan kabupaten Kampar dan pemerintah pusat serta mendorong warga Tapung di kampung dan dimanapun berada untuk bahu membahu membangun kabupaten Kampar dan mensukseskan program pemerintah pusat yang ada di kabupaten Kampar ini.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments