Kamis, Juli 18, 2024
BerandaDaerahAkhirnya Rumah Yeni Karyati Janda Miskin Tak Bertoilet, Akan Segera di Bedah

Akhirnya Rumah Yeni Karyati Janda Miskin Tak Bertoilet, Akan Segera di Bedah

BANGKINANG KOTA (auranews.id) – Selama kurang lebih 10 tahun terbaring sakit didalam rumah yang tidak layak huni, si Janda miskin Yeni Karyati (48), akhirnya akan mendapat bantuan program bedah rumah layak huni dari Pemerintah Kabupaten Kampar.

Kepada auranews.id, Kepala Kelurahan Langgini Riska Jonita Eka Putri S.STP, M.Si mengatakan rumah Yeni Karyati telah diusulkan masuk kedalam daftar masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan program bedah rumah layak huni.

“Pada tahun 2018 sudah kami usulkan, dan alhamdulillah beliau sudah masuk kedalam daftar bedah rumah dari Dinas Perkim Kampar. Insyallah, kalau DPA sudah ditanda tangani dan anggaranya sudah ada, bisa kita mulai. Untuk besaran anggaran yang tersedia sebesar 15 juta. Perbaikkannya atap, lantai dan dinding (aladin),” terang Riska, usai acara penyambutan kedatangan piala Adipura di Bangkinang Kota, Selasa (15/1/2019).

Kepala Kelurahan Langgini itu juga mengatakan ditahun 2017 dan 2018 sudah memasukkan nama Yeni Karyati keprogram BAZNAS.

“Kita juga sudah masukkan nama beliau ke program BAZNAS. Ditahun 2017 Bulan Agustus bersama Camat yang dulu pak Mulatua kami sempat meninjau dan beliau waktu itu mendapatkan bantuan 1.500.000. Kebetulan untuk kelurahan langgini dapat 4 bantuan rumah, salah satunya ibu karyati. Untuk menopang kehidupan sehari-harinya beliau sudah termaksud kedalam kegiatan dari Dinas Sosial, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), artinya beliau mendapat beras subsidi sebanyak 10kg setiap bulannya,”ujar Riska.

Sementara itu, pekerja sosial masyarakat (PSM) wilayah Bangkinang Kota Firman sangat menyayangkan pengakuan dari pihak Yeni Karyati yang mengatakan belum disentuh oleh Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Saya selaku pasilitator pekerja sosial masyarakat (PSM) dari Dinas Sosial cukup kecewa dengan pertanyaan pihak ibu Yeni Karyati yang katanya belum mendapat bantuan. Sejak tahun 2014 pihak Kecamatan dan Kelurahan sudah turun melihat kondisi beliau. Beliau juga sudah termasuk kedalam Program PKH dan setiap bulannya mendapatkan beras. Ini kan salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban beliau dan keluarga,” tutur Firman.

Selaku pasilitator Firman mengaku akan terus berupaya mengusahakan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Sore tanggal 16 Januari dari Dinas sosial sudah datang berkunjung. Kondisi rumahnya emang sangat memprihatikan. Semoga bedah rumah untuk Ibu Yeni Karyati segera terealisasi. Dan untuk saat ini kami sedang mengajukan proposal bantuan Kursi roda untuk menunjang aktivitas beliau,” tutup Firman.

Penulis : Dewi Sartika

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments