Kamis, Juli 18, 2024
BerandaDaerahTragis, Ratusan Masyarakat Koto Aman Terluntang-Lantung di Bangkinang

Tragis, Ratusan Masyarakat Koto Aman Terluntang-Lantung di Bangkinang

BANGKINANG KOTA(auranews.id) – Tidak diperbolehkan untuk istirahat di Kantor Bupati Kampar, ratusan masyarakat Desa Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir yang tergabung didalam massa aksi demontrasi akhirnya memutuskan mencari tempat istirahat diluar Kantor bupati.

Namun, mereka seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Mereka mulai keluar dari Kantor bupati Kampar dengan berjalan kaki. Ratusan massa aksi itu berjalan tidak tahu mau kemana. Mereka seperti terluntang-lantung di Ibu Kota Kabupaten Kampar.

Pantauan auranews, Senin malam (25/6/2018) di lapangan, ratusan massa aksi mulai berjalan kaki dari Kantor Bupati Kampar sampai ke Lapangan pelajar Bangkinang. Tampaknya mereka masih kebingungan tidak tahu mau kemana mencari tempat untuk beristirahat.

“Condo iko tio nasib masyarakat di buek dek pemimimpin nagoghi ko ? (Seperti inilah nasib masyarakat dibuat oleh Pemimpin negeri ini),” ujar salah seorang demonstran, Imar kepada auranews yang sudah ngos-ngosan berjalan kaki.

Perempuan setengah baya yang hampir pingsan itu sangat menyayangkan tidak adanya belas kasihan dari Pemkab Kampar.

“Tega mereka tidak memperbolehkan kami bermalam di Kantor bupati. Coba mereka liat, banyak orang tua yang ikut demo ini, bahkan ada juga yang bawa anak kecil,” kesal Imar.

Yang sangat menyedihkan, kata Imar, Pemkab kampar tidak ada kepedulian sedikitpun kepada masyarakat Koto Aman. “Kami seperti orang asing saja datang kesini, kami akan menunggu sampai siang besok (Selasa-red) untuk berjumpa dengan bupati,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi yang menuntut janji Bupati Kampar untuk menyelesaikan sengketa lahan dengan PT SBAL itu beristirahat di Lapangan Pelajar Bangkinang.

(NDs)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments