Kamis, Mei 28, 2026
BerandaNasionalSumatra BaratAda Situs Batu Purba di Bukit Ponggang Desa Kampung Baru

Ada Situs Batu Purba di Bukit Ponggang Desa Kampung Baru


SIJUNJUNG (auranews)–Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat, termasuk wilayah yang dikelilingi banyak perbukitan.

Kondisi alam yang unik tersebut menyimpan banyaknya potensi keindahan alam yang patut dikembangkan.

Di balik perbukitan hijau tersebut, ada salah satu tempat yang diam-diam menyimpan pesona alami yang memiliki cerita panjang tentang sebuah masa dimana manusia saat itu belum mengenal istilah kampung, jalan, apalagi pariwisata.

Masyarakat menamainya dengan Bukik Ponggang. Terletak di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.

Objek yang terletak di puncak bukit itu terdapat kumpulan batu kapur dengan membentuk sebuah lanskap perbukitan dengan hamparan lahan ±22 Ha.

Disebut Bukit Ponggang karena hamparan bukit itu milik salah satu suku yang bernama Ponggang yang diyakini telah mendiami wilayah tersebut sejak dulu kala.

Selain pemandangan alam terbuka, Bukit Ponggang juga menyimpan banyak potensi Agrowisata. Mulai dari ngalau, tebing, dengan lahan pertanian yang sesuai untuk tanaman buah tropis seperti Lansat, Durian, Manggis, dan Alpukat yang merupakan tanaman buah khas Kabupaten Sijunjung.

Destinasi wisata alam ini juga menawarkan perpaduan unik antara warisan geologi purba dan panorama alam yang menenangkan jiwa saat kita mengunjunginya.

Bukik Ponggang bukan sekadar bukit biasa. Ia merupakan bagian dari Geopark Ranah Minang Silokek, kawasan yang dikenal karena bentang alamnya yang diduga sudah terbentuk sejak jutaan tahun lalu.

Selain menikmati panorama yang indah, pengunjung juga akan merasakan suasana tenang dan nyaman saat berada di atas bukit tersebut. Karna keindahannya akan bertambah sempurna dengan pesona bunga krokot yang tumbuh disana.

Dari kantor Desa Kampung Baru, Bukit Pongggang berjarak sekitar lebih kurang 600 meter. Dengan jalan yang sudah disemenisasi serta bisa dilewati oleh semua jenis kendaraan kecuali “Ekscavator”.

Bagi pengunjung yang ingin melepas lelah sambil menikmati keindahan alam, disarankan untuk mengunjungi objek wisata Bukit Ponggang. Pengunjung tak perlu takut akan dikenai biaya besar.

Cukup dengan biaya masuk sebesar 5000 rupiah, pengunjung bebas biaya parkir. Harga makanan dan minuman juga standar. Tanpa harus takut akan dikenai biaya mahal.

“Harga makanan dan minumannya sangat memasyarakat, sama seperti kita belanja diluar lokasi wisata. Karna kita tak ingin ada kesan buruk soal harga makanan dan minuman saat berkunjung di Bukit Pongggang,” sebut Jalnibus, Kepala Desa Kampung Baru.

Ditegaskannya, Pemerintah Desa dan masyarakat Kampung Baru menjamin keamanan dan kenyamanan pada setiap pengunjung yang datang.

“Jika berkunjung untuk tujuan wisata atau hal baik, akan terjamin keamanannya selama berada di Desa Kampung Baru. Tetapi jika untuk berbuat hal buruk atau yang melanggar norma, kami sangat melarangnya,”tegasnya. (hen ocu)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments