KAMPAR(auranews) – Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Kampar dalam meningkatkan pendapatan Petani Sawit. Program ini adalah untuk meremajakan kebun kelapa sawit petani yang sudah tua atau tidak produktif lagi.
“Ini merupakan program Nasional melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Alhamdulillah, tiap tahu program ini sukses dijalankan di daerah kita,” kata Kepala Disbunnak Keswan Kampar Marahalim melalui Kabid Usaha Perkebunan, Helvizar saat dihubungi, Senin (4/5/2026).
Untuk tahun 2026 ini, Disbunnak Keswan Kampar Optimis program ini akan terealisasi dengan baik. Dengan target seluas 1500 hektar.
“Kami optimis untuk tahun ini program PSR akan berjalan dengan baik sperti tahun sebelumnya,” katanya.
Pada tahun lalu, Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar merealisasikan sekitar 6396 Hektar yang terdiri dari Mandiri atau yang bermitra dengan perusahaan Sinarmas ataupun dengan PTPN ini sudah merealisasikan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
Ia menjelaskan, jika petani ingin masuk dalam program ini cukup melengkapi persyaratan yang sudah ada. Persyaratan itu dipersiapkan agar kerja tidak berulang – ulang dilakukan, begitu kita masukan data – data tidak kembali lagi.
“Kita berharap agar data yang valid untuk dimasukan. Kita meminta bagi kelompok tani dan KUD agar betul – betul dipersiapkan data tersebut,” bebernya.
“Kita berharap program ini bisa terus berjalan sebab program ini sangat meringankan para petani kita ketika ingin meremajakan sawit mereka,” pungkasnya.***
