INDRAMAYU(AuraNEWS.co.id) —Direktur Yayasan Amanah Insan Madani (Yamima) Rizal Abu Fathi meresmikan rumah anak Yatim Naufal Naafy Ayyaasy (8) dan Rahma Priya Sulistiani (17) warga Desa Ujungaris Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu.
Peresmian Rumah Yatim Naufal ini dihadiri oleh pemangku adat Desa setempat, Ahad (21/03/2021). Kepala Desa Ujungaris Sarka, S.IP menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada Yayasan Amanah Insan Madani dan seluruh Donatur Sahabat Yamima yang telah ikut andil membangunkan rumah baru bagi anak yatim warga Desanya.
“Aslinya memang rumah ini sudah kami ajukan ke Pemerintah Daerah, tapi belum lagi turun dananya. Kemudian wartawan Tribun saudara Dhika mengunggah (memberitakan_red) perihal ambruknya umah yatim Naufal yang jika hujan sering mengalami kebocoran bahkan sering kali mengalami kebanjiran,” terangnya.
“Informasi adanya rumah yatim ambruk ini sampai ke Bapak Rizal sehingga tergeraklah hatinya untuk mengumpulkan dana dari para Muhsinin. Seperti yang terlihat hari ini rumah ini alhamdulillah lebih dari sempurna, pakai keramik, ada 2 kamar dan satu ruangan. Saya rasa ini cukup buat Naufal tinggal bersama kakaknya,” ungkapnya.
Dalam sambutannya Direktur Sahabat Yamima Rizal Abu Fathi mengatakan, “Mohon do’akan kami dari Yayasan Yamima dan para donatur agar tetap istiqomah dan peduli untuk terus melakukan kebaikan,” harapnya.
“Kami ini hanya Yayasan kecil yang bermimpi besar. Yayasan hanya sebagai operator penggerak saja, adapun yang paling penting adalah Muhsinin kita yang terus mensupport kegiatan seperti ini, agar mereka selalu diberikan kemudahan dan Allah berikan keberkahan kepada harta yang masih di genggaman,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa Priya Sulistiani dan Naufal Naafy Ayyaasy sempat viral di media sosial pasalnya di rumah reot yang merupakan peninggalan kakek dan neneknya itu mereka hanya tinggal berdua saja.
Ayah mereka sudah lama meninggal dunia karena sakit sekitar 2 tahun lalu. Sedangkan sang ibu pergi meninggalkan keduanya dan menikah lagi.
Terhitung sudah 6 bulan lamanya mereka tinggal berdua di rumah yang pada Sabtu (20/02/2021) ambruk termakan usia.
Adapun untuk kebutuhan makan, beruntung banyak yang peduli kepada mereka, mulai dari bibi dan paman, tetangga, hingga perangkat desa. Banyak masyarakat yang terharu melihat keteguhan hati kedua anak yatim tersebut.(***/FDr)
