Minggu, Mei 17, 2026
BerandaAdvetorialBupati Kampar Resmi Buka Rembuk Stunting Tahun 2020

Bupati Kampar Resmi Buka Rembuk Stunting Tahun 2020

KAMPAR(auranews.co.id) – Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. Seorang anak dianggap mengalami stunting jika tinggi badan mereka lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Demikian yang disampaikan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto saat membuka acara Rembuk Stunting Konvergensi dan Penanggulangan Stunting di Balai Bupati, jum’at,(5/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kampar menyampaikan dengan ditetapkan nya kabupaten kampar sebagai salah satu kabupaten/kota lokus stunting, Kabupaten kampar terdapat 10 desa yang lokus stunting dari data Dinas kesehatan Kabupaten Kampar, dari 10 desa lokus stunting tahun 2019 sekarang tinggal 3 desa yang lokus stunting sesuai standar WHO” tuturnya.

Untuk itu Bupati Kampar mengharapkan dengan adanya acara rembuk stunting ini, kedepan dapat menyatukan persepsi dan komitmen semua OPD terkait serta mampu melakukan perencanaan koordinasi, evaluasi dan monitoring serta transportasi dan komunikasi dalam pencegahan dan penurunan masalah Stunting di Kabupaten Kampar.

“Terima kasih kepada OPD,PKK yang telah bekerja sama dalam penanganan lokus stuning. Tetap fokus dalam penanganan lokus stunting agar tidak terjadi lagi. Disaat kondisi pandemi covid-19 meminta kita tetap fokus agenda-agenda pemerintah daerah dalam penanganan stunting, meminta seluruh OPD Terkait dalam penanganan program stunting bekerja sama dalam penanganan stunting ini,” tutupnya.

Pantauan auranews.co.id tampak hadir dalam acara tersebut wakil ketua DPRD Kabupaten Kampar Fahmil SE, kasdim 0313/KPR mayor Gunawan, Kapolres Kampar, Perwakilan Politeknik Kampar, kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar, dan sejumlah Kepala Desa.(rio)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments