Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaDaerahLiga Asosiasi SSB Kampar Kiri 2019 Resmi Ditutup

Liga Asosiasi SSB Kampar Kiri 2019 Resmi Ditutup

GUNUNGSAHILAN(AuraNEWS.id) – Bertempat di Lapangan Sepakbola Desa Mayang Pongkai Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Liga Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri 2019 resmi berakhir. Ahad (15/12/2019).

Liga pada tahun ini mempertandingkan 2 Kelompok Umur (KU) yakni U-11 dan U-13. Liga ini telah berlangsung lebih kurang selama 3 bulan menghasilkan juara baru yakni di KU 11 tahun SSB Padang Sawah Jr dan Runner Up yaitu SSB Gunung Sari Bhayangkara yang merupakan champion musim lalu. Sedangkan di KU 13 tahun SSB Respa keluar sebagai champion disusuli oleh SSB Bina Muda di posisi Runner Up.

Hadir pada pekan penutupan terakhir Liga SSB tersebut Ketua Umum Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri Bripka Getra didampingi oleh Kepala Desa Mayang Pongkai Muhammad Yandri, S.Hi dan Pengurus Inti Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri dan Unsur Pemerintah Desa dan Pemuda Desa Mayang Pongkai.

Kepala Desa Mayang Pongkai yang sekaligus Ketua SSB Pongkai Jr dalam sambutannya menyampaikan harapan semoga kegiatan liga ini agar tetap digulirkan dan harus di support demi kelangsungan dan munculnya kelak bibit sepakbola potensial produk dari liga ini.

“Kami mengharapkan 10 tahun yang akan datang dari Rantau Kampar Kiri ini kelak muncul bibit pesebakbola yang potensial dan kami Pemerintah Desa Mayang Pongkai selalu berupaya memberikan support terhadap pembinaan seperti ini,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri Bripka Getra yang merupakan Bhayangkara Negara salah satu Bhabinkamtibmas terbaik yang dimiliki oleh Polda Riau mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemerintah Desa Mayang Pongkai dan Panitia pelaksana, para Pelatih, para orang tua dan seluruh Stakeholder yang ada atas support bergulirnya liga SSB ini yang tahun ini memasuki yang ke 3 kalinya.

“Bergulirnya Liga Asosiasi SSB ini adalah tujuan utamanya melahirkan bibit potensial sepak bola Rantau Kampar Kiri untuk 5-10 tahun yang akan datang. Sehingga nantinya bisa bersaing dilevel liga profesional dan kita juga membangun karakter bangsa lewat sepak bola itu sendiri yaitu sesuai dengan nilai nilai fair play yang terkandung di sepak bola tersebut demi hadirnya anak anak kita yang sopan, beretika, disiplin, sportif dan bertanggung jawab dan jauh dari penyalah gunaan narkoba dan kenakalan remaja lainnya yang marak saat ini,” jelas Getra.

Lebih lanjut Saya selalu pesan kan kepada seluruh pelatih agar dalam melatih selain memberikan pondasi sepak bola yang benar yang harus kita tanamkan juga yakni membentuk karakter anak anak tersebut dari dalam sepak bola sendiri sesuai dengan landasan yang terkandung dalam fair play tersebut.

Dan diakhir tahun kompetisi 2019 ini serta dalam waktu dekat ini Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri juga akan menggulirkan KU 15 tahun dan kita tahun 2019 ini bisa menggulirkan 3 KU yakni U11, U13 dan U15.

“Ini semua terwujud tidak terlepas dari kerja keras rekan-rekan di Asosiasi dan dukungan seluruh stake holder kita di lapangan,” tutup Getra.(Poetra)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments