Minggu, Mei 3, 2026
BerandaDaerahDiduga KDRT Istri, Kades Kepenuhan Barat Dilaporkan ke Polisi 

Diduga KDRT Istri, Kades Kepenuhan Barat Dilaporkan ke Polisi 

ROKANHULU(AuraNEWS.id) – Desmiaty binti Ismail yang merupakan warga Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau melaporkan suaminya sendiri Tana yang juga merupakan Kepala Desa (Kades) Kepenuhan Barat ke Polsek Kepenuhan Resort Rokan Hulu karena melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Tindakan korban melaporkan suaminya sendiri karena perilaku suaminya sudah tidak bisa ditolerir lagi. Sebab bukan hanya dirinya saja yang jadi korban, namun anaknya juga ditelantarkan akibat ulah suaminya.

Menurutnya sejumlah bekas luka memar yang dialami korban, sudah dilakukan Visum seperti luka memar akibat pukulan dari suaminya, sehingga keutuhan rumah tangganya terancam.

“Saya sudah lama menahan diri, tapi ternyata tidak ada juga berubah perilaku suami saya itu, malah tambah jadi sangat pemarah semenjak dia punya wanita simpanan yang berinisial Shanti warga Kelurahan Kepenuhan,” jelas korban saat dihubungi via selulernya, Jum’at (13/12/2019) pagi.

“Awalnya hanya ribut biasa saja masalah keluarga, saat itu Des nanya mengapa suaminya sering pergi ke Pekanbaru, namun malah menjurus ke fisik, Tana marah-marah, itu bukan urusanmu dan langsung melayangkan tinjunya, tapi begitu saya menghindar malah dia tambah emosi,” paparnya lagi.

Desmiyanti sangat berharap agar Polsek Kepenuhan, Polres Rohul, bisa segera menindak lanjuti laporan KDRT yang dialaminya.

“Saya sangat takut dan trauma sekali, dan saat ini saya tinggal dengan orang tua saya. Saya takut dibunuh, dan saya berharap kasus ini segera ditindak-lanjuti,” ujar Des dengan suara menghiba.

Ditempat terpisah Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, S.I.K, melalui KBO Reskrim Polres Rohul IPTU M Tanjung saat dikonfirmasi mengatakan Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH membenarkan ada laporan yang masuk terkait dugaan KDRT.

“Memang benar ada laporan masuk terkait dengan kasus KDRT, dan kita masih mengembangkan kasus tersebut dan kami masih mencari alat buktinya,” tegas Kasat.

Sementara itu Kades Tana yang di laporkan, saat dihubungi beberapa kali melalui nomor ponselnya 08536375XXXX tidak aktif.(***/Alfian Tob)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments