PASIRPENGARAIAN(AuraNEWS.id) – Pelatihan Penyusunan Penilaian sebagai lanjutan pelatihan Program Sistem Pengelolaan Mutu Pendidikan Internal (SPMI) di aula SMP Negeri 1 Rambah, Senin (11/11/2019) dihadiri 32 peserta.
Kepala SMP Negeri 1 Rambah, Yelleson Syuryadi, MM.Pd memberikan pengarahan pada pembukaan pelatihan bahwa kurikukulum yang berbasis kompetensi mengarah ke basis capaian pembelajaran dan kompetensi kelulusan yang akan kita hasilkan pada tahapan evaluasi terhadap peserta didik.
“Pembelajaran untuk melakukan penilaian secara konsisten dalam pencapaian kompetensi peserta didik. Pelatihan penyusunan penilaian ini juga berkaitan dengan pengisian e-rapor agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian nilai peserta didik,” jelas Yelleson.
Sementara Widyaiswara dari LPMP, Sri Elvina, S.Pd.,M.Pd mengatakan penilaian sikap ini harus bersinergi dengan orang tua, guru, dan masyarakat agar bisa membentuk karakter siswa dengan baik.
“Penilaian sikap ini paling utama pada jenjang SMP, karena pembentukan karakter di saat peserta didik pada masa pancaroba atau pubertas dan memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi kesalahan dalam kebijakan yang telah diputuskan,” ungkap Sri.
Dalam pembelajaran, guru harus mempersiapkan penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan agar bisa melihat kemampuan peserta didik sejauh mana mereka menguasai pembelajaran. Persiapan ini mulai dari buku jurnal penilaian, menulis instrumen, hingga mencatat kejadian-kejadian selama pembelajaran. Hal ini berkaitan dengan permasalahan yang ditimbulkan dari sikap peserta didik yang terkadang sulit untuk diperbaiki dan bukti-buktinya komplit semuanya sehingga bisa dipertanggungjawabkan apabila ada tuntutan dari pihak luar.
“Pembuatan penilaian harus sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator capaian. Hal ini untuk mengelompokkan penilaian apa yang akan diambil. Pada dasarnya semua mata pelajaran sama penilaiannya, yaitu, pengetahuan, keterampilan, dan penilaian sikap,” pungkasnya.(Suyatri Yatri)
