Minggu, Juni 14, 2026
BerandaDaerahTangani Banjir, Firdaus Perketat IMB

Tangani Banjir, Firdaus Perketat IMB

PEKANBARU-(auranews.id)- Genangan banjir yang melanda sejumlah kawasan di kota Pekanbaru belakangan ini, selalu mengkhawatirkan warga jika intensitas curah hujan berlangsung lama.

Kawasan titik banjir yang tadinya hanya terdapat dibeberapa tempat langganan banjir, kini semakin meluas, dikarenakan dinamika pembangunan bertambah setiap tahunnya.

Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus ST,MT memerintahkan kepada instansi terkait untuk mengawasi pendirian bangunan ini, jika perlu penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)  diperketat.

Hal ini dikarenakan lokasi pembangunan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, hingga akhirnya meluas kebeberapa kawasan yang tadinya bebas dari banjir.

Firdaus mengusulkan kepada pihak-pihak yang hendak mendirikan bangunan harus mengantongi dokumen rekomendasi pencegahan banjir.

Ia menegaskan terlebih kepada para developer, bahwa kawasan pemukiman yang baru harus memenuhi level bebas banjir.
Dimana saat proses penimbunannya harus diawasi dengan baik, agar pemukiman lebih tinggi dari permukaan air.

“Upaya ini tidak cuma untuk pengawasan. Tapi juga untuk penataan lingkungan,” jelasnya  kepada auranews.id Senin pagi (17/6/2019).

“Tujuannya dari diterbitkannya  rekomendasi ini untuk mempertimbangkan tinggi tanah dengan tinggi permukaan air di sekitarnya.
Mereka harus melengkapinya saat mengurus Izin Mendirikan Bangunan,” tegas Firdaus.

Ia mencontohkan seperti di Kelurahan Tampan dan Kecamatan Payung Sekaki.
Kawasan tersebut lebih rendah dari permukaan air.

“Kawasan itu sebenarnya itu tidak layak untuk kawasan pembangunan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan bahwa pihaknya sudah memelaksanakan instruksi Walikota.

Indra menyebut bahwa setiap bangunan saat ini harus mengantongi rekomendasii kawasan bebas banjir.

“Sejak awal sudah kita awasi, tinggi timbunan jangan sampai berada di bawah level banjir tertinggi,” ujarnya.

Ketika ditanyakan tentang kawasan yang menjadi perhatiannya dikala curah hujan tinggi, ia pun menyebutkan beberapa diantaranya.

“Sejumlah titik yang kerap menjadi perhatian kita antara lain kawasan di Jalan Cipta Karya Ujung, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.
Saat hujan mengguyur pekan lalu, kawasan ini tergenang air dengan ketinggian lebih dari setengah meter.
Selain itu, kawasan jalan Arifin Ahmad dan  kawasan persimpangan Tabek Gadang yang  merupakan titik langganan genangan air dikala hujan deras,” terangnya. (Ferry Anthony)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments