KAMPAR – Wakil Ketua DPRD Kampar Repol baru saja diwisuda pada Strata Dua (2). Ia pun secara resmi menyandang gelar Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) dari Universitas Islam Riau (UIR) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi 3,8.
Dengan gelar tersebut, Repol menambah gelar pada namanya, sebelumnya di jenjang S1, ia menamatkan pendidikan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan gelar sarjana agama.
Kepada awak media, Repol mengaku bahagia dan mengungkapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mengejar gelar S2 ini.
“Terimakasih kepada istri saya Erni Haerani yang senantiasa setia membantu mewujudkan impian ini, keluarga, serta dosen pembimbing, Profesor Yusri Munaf, Doktor Rahyunir Rauf, Doktor Ahmad Fitra Yuza, Doktor Zainal, Bapak Zaky dan kawan seperjuangan dokter Asmara Fitrah Abadi serta pihak-pihak lainnya,” ucap Repol, Kamis (27/10/2022).
Disela kesibukan yang cukup padat, impiannya itu akhirnya terwujud dan Repol mengaku termotivasi menyelesaikan pendidikan itu demi bisa menambah ilmu wawasan.
“Pendidikan magister ilmu pemerintahan ini sejalan dengan kehidupan saya saat ini, kita tidak tahu entah sampai kapan akan berkecimpung di dunia politik. Jika tidak di politik lagi, dengan ilmu yang ada bisa mengabdikan diri ketempat lain,” ungkapnya.
Menurut Ketua DPD II Partai Golkar Kampar itu, pendidikan sangat penting bagi setiap orang dan ia pun mengajak anak-anak muda di Kampar untuk terus mengejar pendidikan, baik S1, S2 dan S3.
“Pendidikan itu sangat penting dan harus kita kejar. Selain untuk mengupgrade diri menjadi pribadi yang lebih baik, melalui pendidikan lah kita mampu mengubah dunia ini. Semakin banyaknya masyarakat Kampar berpendidikan, maka kualitas sumber daya manusianya akan meningkat,” katanya.
Terakhir, Repol juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk kembali menganggarkan beasiswa bagi masyarakat yang ingin berkuliah.
“Pemkab Kampar itu sudah lama melupakan bantuan beasiswa pendidikan, beberapa tahun terakhir tidak ada lagi Pemda perhatian dengan anak-anak yang berencana berniat untuk berkuliah S1, S2 dan S3,” harapnya.
“Kita minta Pemda Kampar kembali perhatian untuk menganggarkan beasiswa untuk anak-anak Kampar. Itu yang sudah lama terlupakan oleh Pemda Kampar ,” tegasnya lagi.(FLS)
