PEKANBARU(auranews.co.id) – Staf Ahli Gubernur Riau (Gubri) bidang Pemerintahan, Hukum dan SDM, Yurnalis Basri, S.Sos, MSi mengikuti Workshop Optimalisasi Bankeu Desa yang digelar Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau di Aula Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau, Selasa (27/9/2022).
Selain Yurnalis, Workshop juga dihadiri Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy yang bertindak sebagai mentor. Juga hadir Dinas PMD Dukcapil kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Yurnalis mengatakan peyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kepada desa merupakan mata rantai yang tidak bisa berperan sendiri.
Suksesnya penyaluran BKK provinsi kepada desa tergantung kekompakan antara keduanya. Yang mana, desa dianggap penting dalam mengoptimalkan tercapainya tujuan prioritas gubernur dan wakil gubernur Provinsi Riau periode 2019-2024,” katanya.
Ia juga mengatakan, BKK provinsi kepada desa tidak bisa dikerjakan hanya oleh Pemprov Riau semata, namun perlu dukungan dan kolaborasi dari pemerintah desa.
“Ini mata rantai yang harus dikerjakan secara bersama,” ujar Yurnalis.
Sementara, Asisten I Setdaprov Riau Masrul Kasmy mengatakan, dana BKK provinsi kepada desa sudah berlangsung puluhan tahun di Bumi Lancang Kuning. Diharapkan bantuan yang diberikan provinsi dapat berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.
“Dalam persoalan penyaluran BKK ini, paling tidak hal tenis yang perlu didukung yakni tim penyusunan, tim penyaluran dan tim pengawasan, sebab tiga aspek ini penting untuk mengevaluasi BKK provinsi kepada desa,” jelas Masrul Kasmy.***
