HomeDaerahAtasi Masalah Ketahanan Pangan Global, Pj Bupati Kampar Dukung Keinginan Presiden Untuk...

Atasi Masalah Ketahanan Pangan Global, Pj Bupati Kampar Dukung Keinginan Presiden Untuk Berkontribusi

BANGKINANGKOTA(AuraNEWS) – Saat ekonomi global kembali tumbuh pasca meredanya Pandemi Covid-19 pada tahun 2021, dunia kembali terancam mengalami resesi menyusul serangan Rusia ke Ukraina.

Akibat dari serangan tersebut membuat harga pangan dunia melonjak, dibarengi dengan kenaikan harga sumber energi, seperti minyak dan gas. Keadaan ini membahayakan negara-negara miskin dan berkembang karena lonjakan harga pangan dan energi berdampak langsung pada meningkatnya harga barang dan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dunia tengah menghadapi tantangan berat. Karena itu, Indonesia, sebagai Presiden G20 memantapkan diri untuk berkontribusi mengatasi masalah ketahanan pangan, energi, dan stabilitas keuangan.

Keinginan presiden dan adanya ancaman resesi global menjadi perhatian khusus dari Pj Bupati Kampar. Ia mengajak seluruh pihak di Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar agar bergerak cepat.

Pada Senin malam (18/07/2022) Dr. H. Kamsol, MM memimpin rapat upaya percepatan pembangunan pada sektor-sektor yang berkait langsung dengan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan produksi beras Kampar cap Ulu Kasok.

Dalam rapat yang dilangsungkan di rumah dinas Bupati Kampar itu, Dr. H. Kamsol mengatakan bahwa ketersediaan pangan merupakan kunci terjaganya keamanan nasional, “Bahkan bisa bertahan dan menang dalam kondisi sulit dan perang.” terangnya.

Rapat ini diikuti oleh Sekda Kampar, Drs. Yusri, MSi, bersama Kadis Ketahanan Pangan, Ir. Tjokro Aminoto, Kadis Pertanian, Nur Ilahi Ali, dan juga Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri, M. Zamroni Fathoni dan perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Nuhansyah Harahap.

Kepada peserta rapat, Pj Bupati Kampar menekankan terjalinnya kerjasama yang baik dari seluruh pihak dan bersinergi dalam menciptakan inovasi demi meningkatkan pembangunan di sektor-sektor riil yang berkait langsung dengan ekonomi masyarakat.

Menurut Dr. H. Kamsol, MM, jagung dan beras merupakan dua komoditas pangan yang akan diprioritaskan. Pemerintah akan mendorong petani kembali turun ke sawah. Pj Bupati Kampar meyakini program ini akan berhasil dengan adanya kerja keras dan keikhlasan dari semua pihak ditambah adanya dukungan sistem dan konsep yang terarah, baik dari segi anggaran dan teknis.

Dr. H. Kamsol, MM, berharap Kabupaten Kampar bisa menjadi kabupaten pengekspor pangan, khususnya jagung dan beras. Dengan keberhasilan pembangunan pertanian tersebut, Pj Bupati Kampar turut berperan dalam penyediaan dan pemenuhan kebutuhan pangan global dan sejalan dengan keinginan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.(***/ben)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments