Jumat, Mei 15, 2026
BerandaDaerahI Love You Jokowi Menggema di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Bangkinang

I Love You Jokowi Menggema di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Bangkinang

BANGKINANG (auranews.co.id) – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Riau melaksanakan Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Dharun Nahdah Tawalib Bangkinang. Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Vaksinasi massal ini juga dilakukan secara virtual di 34 Provinsi Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Pondok pesantren Mifathul Falah, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).

Dari pantauan auranews, saat virtual berlangsung, ketika Provinsi Riau yang mendapat giliran dari Presiden, kata-kata ‘I Love You Jokowi’ langsung bergema diarea Pondok pesantren Dharun Nahdah Tawalib Bangkinang.

Dipimpin oleh Brigjen TNI Amino Setya Budi, I Love You Jokowi terdengar keras menggema diarea tersebut. Para Santriwan dan Santriwati terlihat semangat meneriakkan kata-kata tersebut.

“Bapak Presiden (I Love You) bapak Jokowi (I Love You),” teriak para santri.

Kepala BIN Daerah Provinsi Riau, Brigjen TNI Amino Setya Budi mengatakan setiap hari setiap BINDA melaksanakan Vaksinasi massal sebanyak 5 ribu vaksin. Untuk hari ini, BINDA Riau melaksanakan vaksinasi di empat titik yaitu Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Tawalib Bangkinang, Sekolah Metta Maitreia Pekanbaru serta Door to Door di Kabupaten Inhu dan kabupaten Rohul.

“Kami berharap kepada bapak Presiden, semoga vaksin lebih banyak lagi terkirim ke Riau, sehingga percepatan penanganan covid 19 di provinsi Riau cepat teratasi,” kata nya.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Dharun Nahdah Tawalib Bangkinang, Ustadz Rusdinur langsung menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Jokowi karena sudah hadir langsung pada acara virtual di Kuningan Jawa Barat.

Ia menjelaskan, saat ini vaksinasi terlaksana di Pondok Pesantren Dharun Nahdah Tawalib Bangkinang sebanyak 500 vaksin untuk para santri. “Jumlah santri kita lebih kurang 1600, jadi masih ada santri kita yang belum tervaksin. Kami berharap kepada Pak presiden agar kembali memberikan bantuan vaksin sehingga seluruh para santri ter vaksinasi,” harapnya.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments