BANGKINANGKOTA(Auranews.co.id) –
Belakangan ini terjadi permasalahan terhadap pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bangkinang Kota yang terletak di Jalan Prof. M. Yamin, SH.
Pantauan Auranews.co.id di SPBU dalam kota Bangkinang, Kamis (24/12/2020) malam, antrian panjang terjadi pada kendaraan roda dua dan empat yang ingin mengisi BBM jenis premium.
Banyaknya warga yang ingin membeli premium membuat antrian panjang hingga keluar dari areal SPBU. Keadaan ini justru berbanding terbalik pada antrian BBM non premium seperti Pertalite.
Kemudian, warga protes ke petugas SPBU yang tidak menerima sikap SPBU yang terkesan membatasi pembelian bahan bakar jenis Premium tersebut.

Tiba-tiba awak media Auranews.co.id yang ingin melakukan konfirmasi kepada pengelola SPBU Bangkinang Kota, ada seseorang yang mengaku anak dari pengelola SPBU dengan nada tinggi terhadap awak media Auranews.co.id.
Ia mengatakan “Saya anak dari Pak Ujang, kalau mencari Pak Ujang, dengan saya saja” Ucapnya dengan nada tinggi.
Salah satu warga yang ingin mengisi BBM jenis Premium yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, stok premium di SPBU saat ini sangat banyak, tetapi pihak SPBU membatasi konsumen untuk mengisi BBM.
“Kami tidak bisa mengisi minyak, padahal ada tapi gak dijual. Kedua, pompa rusak tetapi tak kunjung diperbaiki. Kalian tuduh kami mafia minyak, kami cuma satu kali isi minyak disini. Kami tidak menerima, disaat dibatasi untuk membeli BBM jenis Premium ini. Kami hanya boleh satu kali dalam sehari untuk mengisi. Kami telah menunggu antrian sejak lama,”ungkapnya.
Dikatakannya, sudah ada rapat sebelumnya antara konsumen BBM jenis premium dengan pihak SPBU, yang hasilnya hanya boleh satu kali untuk mengisi. Ia mengaku, satu kali pun kami tak bisa mengisi hari ini.
Sementara itu, saat dihubungi awak media Auranews.co.id, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar, Afrizal, S.Sos melalui via Whatsapp dengan nomor +62 812 2141 7*** yang aktif tetapi belum diangkat.***
