KOTAPEKANBARU(AuraNEWS.co.id) — Para pelatih klub Cabang Olahraga (Cabor) Sepatu Roda mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang ditaja oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru. Dalam kesempatan ini para pelatih diberikan materi tentang periodesasi latihan di Hotel Grand Suka, Pekanbaru, Riau.Jum’at, (18/ 12/2020).
Peserta Bimtek berjumlah 188 orang yang terdiri dari pelatih PORPROV dan pelatih dari seluruh Klub Cabor yang ada di Pekanbaru. Acara ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama untuk pelatih PORPROV sedangkan sesi kedua untuk pelatih Klub Cabor.
Ketua KONI Kota Pekanbaru Anis Murzil, ST berharap, melalui Bimtek ini para pelatih PORPROV mampu meningkatkan kapasitas dalam menyusun periodesasi latihan pada masing-masing cabor agar tahun 2022 memiliki atlet terbaik serta memiliki kondisi prima untuk bertanding. Sedangkan untuk pelatih klub cabor ada beberapa target yaitu untuk PORKOT tahun 2021 dan pelatih mampu menyusul progam kepelatihan dalam jangka panjang.
Cabang olahraga Sepatu Roda mengutus seluruh pelatih Kub yang terdiri dari Zulmi Inline Skate (ZIS), Bina Muda (BM), Inline Skate Speed Pekanbaru (INSSEP), Riau Inline Skate (RIS), Sky Inline Skate (SIS), Riau Roller Skate (RRS), Sepatu Roda Pekanbaru (SRP), masing-masing mengirim satu pelatih.
Pelatih Cabor Sepatu Roda dari Klub Zulmi Inline Skate (ZiS) Pamula Trisna Suri, memberikan apresiasi positif dengan terselenggaranya Bimtek ini. “Materi yang diberikan sangat padat namun bisa dipahami dengan baik. Semoga dengan adalanya Bimtek ini kami para pelatih mampu mencetak atlet yang handal bersadarkan program latihan yang telah kami susun serta mengacu pada prinsip-prinsip gerak dan kebutuhan gerak pada masing-masing cabor,” ungkapnya.
Pemateri BIMTEK yaitu Dr. Johansyah Lubis, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jakarta sekaligus Pelatih Nasional cabor bela diri. Pada kesempatan ini beliau mengatakan bahwa ketika seseorang ingin berprofesi sebagai pelatih, dia harus bisa merencanakan tujuan dan target serta rencana pencapaiannya.
“Di dalam periodisasi inilah seorang pelatih akan memanipulasi latihan sedemikian rupa baik volume ataupun intensitas latihannya agar tercapai target yang diharapkan pada waktu yang tepat. Jadi, materi ini menjadi wajib diketahui oleh seorang pelatih saat menyiapkan atlet,” ulasnya.(***/FDr)
