KAMPAR -(auranews.co.id)- Puskesmas Kampar Kiri Tengah ditutup sementara, selama 15 – 22 Oktober 2020. Penutupan terpaksa dilakukan, setelah ada satu tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif covid-19.
“Nakes yang terkonfirmasi positif covid-19 ini, berinisial Tn. S (47). Beliau ada keluhan batuk, demam disertai sesak nafas. Saat ini sudah dirawat dan ditangani dengan intensif di RS Awal Bros Pekanbaru,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, H. Dedy Sambudi, S.KM, M.Kes, Kamis (15/10/2020).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar ini juga mengatakan, selama penutupan, seluruh ruangan dan lingkungan Puskesmas Kampar Kiri Tengah akan dilakukan sterilisasi.
“Sampai saat ini, baru ada satu nakes yang terkonfirmasi positif covid-19 di Puskesmas Kampar Kiri Tengah,” terangnya.
Sementara lanjutnya, seluruh petugas maupun pegawai dan keluarga Puskesmas Kampar Kiri Tengah sudah dilakukan uji swab.
“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan PCR swab tes keluar,” ujarnya.
Untuk pelayanan, Dedy menyampaikan, akan dialihkan ke Puskesmas Gunung Sahilan I.
“Pelayanan untuk sementara dialihkan ke Puskesmas Gunung Sahilan I,” katanya.
Untuk mencegah bertambahnya kasus terkonfirmasi positif covid-19, Dedy menegaskan, agar masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19.
“Kita selalu mengingatkan dan menghimbau masyarakat, agar disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19. Keluar rumah selalu memakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan selalu jaga jarak. Apalagi, Pak Bupati Kampar H. Catur Sugeng sudah mengeluarkan Perbub Nomor 44 Tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.
Sebagai informasi, pertanggal 14 Oktober 2020 Kabupaten Kampar masih menjadi daerah tertinggi kedua terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Riau, setelah Kota Pekanbaru. Suspek 3.469 orang, konfirmasi positif 1.030 orang, isolasi 153, rawat 93 orang, sembuh 758 orang, dan meninggal 26 orang.(FLS)
