HomeDaerahSatu Tahun Kepemimpinan Catur Sugeng 'Dimata' Kader Golkar

Satu Tahun Kepemimpinan Catur Sugeng ‘Dimata’ Kader Golkar

KAMPAR(auranews.co.id) – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar, Agus Candra, SIP tidak mau gegabah dalam memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto.

Kesangisan publik terhadap kemampuan Catur Sugeng Susanto apakah dapat dibenarkan atau malah bertolak belakang, Agus Candra menerangkan ada fakta-fakta yang harus dijadikan sebagai dasar penilaian.

“Jangan gegabah menilai Catur Sugeng Susanto berhasil atau gagal melanjutkan visi-misi yang ditetapkan bersama almarhum dulu. Kita harus melihat fakta-fakta yang terjadi,” kata Agus Candra dikutip dari ihwal.co, Selasa (11/2/2020).

Ia menjelaskan bahwa pada setiap masa transisi kekuasaan pasti menimbulkan banyak polemik dari berbagai pihak dan kepentingan. Agus mencontohkan, salah satu wacana yang menjadi pro-kontra di masyarakat sebelum dan sesudah Catur Sugeng dilantik menjadi Bupati Kampar yakni, sosok yang akan mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati Kampar.

“Polemik ini sarat dengan kepentingan politik. Saat kita semua berkabung atas mangkatnya bupati yang sama-sama kita cintai, ada saja pihak yang sudah menggebu-gebu membicarakan jabatan wakil bupati. Namun, Catur Sugeng tidak terseret dalam arus wacana tersebut,” jelasnya.

Agus Candra menerangkan bahwa Catur Sugeng Susanto telah menempat dirinya pada porsi yang semestinya. Menurutnya, Catur Sugeng tidak mau mencampuri hal-hal yang bukan wilayah kerjanya. Catur Sugeng memercayakan proses penetapan Wakil Bupati Kampar itu kepada partai koalisi, sebagaimana mekanisme yang telah diatur dalam aturan perundang-undangan.

“Menurut saya, ini adalah bentuk dari profesionalisme yang ditunjukkan oleh Catur Sugeng Susanto sebagai bupati. Ia tidak sekali pun mengintervensi partai koalisi agar diberi pendamping atau tidak diberi pendamping dalam sisa masa jabatannya,” ungkap Agus.

Konsolidasi yang dilakukan Catur Sugeng Susanto dengan berbagai pihak dalam masa transisi kekuasaan itu berjalan dengan baik. Agus Candra mengapresiasi keberhasilan Catur Sugeng tersebut.

Menurutnya, Catur mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para pembantunya yang notabene adalah para pejabat yang sebelumnya dipilih dan dilantik oleh pendahulunya, sehingga, program-program yang telah disusun dalam RAPBD Kabupaten Kampar 2019 dapat terlaksana dengan baik.

“Terlaksananya program-program yang tertuang dalam RAPBD Kabupaten Kampar 2019 yang diagendakan oleh almarhum Azis Zaenal pada tahun 2018 lalu, saya kira adalah bentuk komitmen yang ditunjukkan oleh penggantinya. Bahkan, Catur Sugeng Susanto masih fokus pada pembangunan jalan dan jembatan, sesuai dengan janji mereka semasa kampanye,” urai ketua Fraksi Golkar DPRD Kampar itu.

Agus mengaku, bahwa ia menerima kabar Pemerintah Kabupaten Kampar meraih nilai B terhadap hasil evaluasi SAKIP yang dilakukan oleh Kemen PAN-RB. Ia menyebut bahwa peraihan nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya (2018), merupakan salah satu indikator keberhasilan Catur Sugeng melaksanakan program-program yang telah direncanakan pada tahun sebelumnya bersama almarhum Azis Zaenal melalui RAPBD 2019.

Untuk diketahui, evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dilakukan oleh Kemen PAN-RB merupakan salah satu wujud penguatan akuntabilitas kinerja dalam rangka reformasi birokrasi.

Penilaian kinerja ini juga merujuk pada terealisasinya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Komponen penilaian SAKIP adalah perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja. Pada tahun 2018 lalu, nilai evaluasi SAKIP yang diperoleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar adalah CC.

Selanjutnya, dalam pengamatan Bendahara Umum Partai Golkar Kab. Kampar ini, selama kepemimpinannya, Catur Sugeng Susanto masih menjalankan fungsinya dengan baik sebagai kepala daerah dan masih konsisten dan berkomitmen pada pelaksanaan program 3I. Meski, Catur Sugeng punya kewenangan penuh dalam penggunaan anggaran daerah, ia tidak sewenang-wenang menggunakan kekuasaannya.

Program-program pemerataan pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur di wilayah Kampar Kiri dan daerah-daerah yang masih tertinggal dalam pembangunan Kabupaten Kampar selama ini masih menjadi prioritasnya.

“Lihat saja RAPBD 2020, di situ akan tampak keberpihakan Catur Sugeng kepada daerah-daerah yang selama ini masih terabaikan dan komitmennya pada janji kampanye dulu untuk membangun jalan dan jembatan sangat jelas,” beber Agus Candra.

Ia juga mengapresiasi upaya Catur Sugeng melakukan pendekatan-pendekatan kepada pemerintah pusat. Ia yakin, dengan koneksi yang dimiliki Catur Sugeng Susanto ke pemerintah pusat, Kabupaten Kampar bakal masuk dalam priorotas pembangunan nasional.

Dan yang tak kalah penting, pengelolaan pabrik ikan beku sebagai penunjang industri perikanan akan segera beroperasi. Dan, kabar gembira lainnya, menurut Agus Candra adalah dengan selesainya Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Kampar. Ada banyak lagi pencapaian Catur Sugeng Susanto selama menjabat Bupati Kampar.

“Hambatan-hambatan dalam investasi untuk mewujudkan kawasan industri di Kabupaten Kampar, sebagaimana yang tertuang dalam visi-misi Azis Zaenal – Catur Sugeng Susanto, kini telah diurai oleh Catur Sugeng dalam satu tahun kepemimpinannya,” terang Agus Candra.

Agus juga tidak menampik berbagai kelemahan yang terjadi di beberapa intansi. Untuk itu ia berharap agar Catur Sugeng Susanto segera menggunakan kewenangannya untuk melakukan evaluasi di internal pemerintah.

Namun, secara garis besar, keraguan publik terhadap kinerja Catur Sugeng Susanto, menurut Agus Candra, telah dijawab dengan baik oleh Catur Sugeng Susanto melalui capaian kinerja yang telah ia tunjukkan dan berbagai penghargaan yang telah diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

“Karena itu, dalam memberikan penilaian terhadap pemerintah, kita harus mengedepankan fakta-fakta objektif. Meski ada kekurangan di beberapa bagian, tetapi secara umum, Catur Sugeng Susanto berhasil menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Bupati Kampar dalam satu tahun masa jabatannya,” kata Agus Candra.

Terakhir, Agus Candra yakin bahwa pilihan almarhum Azis Zaenal semasa hidupnya untuk berduet dengan Catur Sugeng Susanto pasti telah melalui berbagai pertimbangan yang matang.

“Kita tidak tahu apa dibalik semua ini dan apa rencana Allah terhadap Kabupaten yang kita cintai ini. Semoga Negeri Serambi Mekkahnya Riau ini selalu dalam lindungan Allah SWT, Amiin,” pungkas Agus.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments