ROKANHULU(AuraNEWS.id) – Jajaran Dinas Kesehatan (Diskes) Rokan Hulu (Rohul), yang dipimpin dr Bambang Triyono mengantisipasi agar tidak terjadi perkembang biakan nyamuk Aedes Agepty penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Untuk pencegahan selain fogging adalah memberantas sarang nyamuk yang ada di lingkungan sekitar rumah masyarakat, ini sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypty penyebab penyakit DBD,” sebut Kadiskes Rohul, Senin (9/12/2019).
Lanjutnya, kemudian ada kegiatan 3M (Menutup, Menguras dan Mengubur) barang-barang yang berpotensi untuk menampung air hujan dapat dilakukan oleh masyarakat.
“Kalau Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, jadi untuk memberantas jentik-jentik nyamuk itu harus dilakukan 3 M,” ulasnya.
“Kalau ini tidak dilakukan oleh masyarakat, DBD akan terus berkembang, itulah upaya yang kita lakukan bersama masyarakat,” tegasnya lagi.
Saat disinggung bagaimana upaya Pemkab Rohul untuk membantu perawatan bagi warga yang terserang DBD, Kadiskes Rohul dr Bambang Triyono menjelaskan, untuk pasien DBD dan pasien lainnya yang membutuhkan perawatan tentunya dengan memakai BPJS.
“Kalau belum ada jaminan berkoordinasi dengan Dinsos untuk didaftarkan ke BPJS bagi keluarga tidak mampu,” ujarnya
“Sedangkan untuk pemberantasan jentik dapat dilakukan juga dengan pemberian serbuk Abate yang bisa didapatkan dari Puskesmas secara gratis,” pungkasnya.(***/Alfian Tob)
