DESA ANAK SETATAH -(auranews.id)- Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau membuat teh dari olahan jeruju daun mangrove, di Desa Setatah, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (21/08/2019).
Daun jeruju menjadi olahan khas, yang berasal dari daun mangrove merupakan salah satu primadona Desa Setatah.
Hal ini yang membuat Tim pengabdian masyarakat kukerta tematik universitas Riau membuat teh dari daun jeruju.

Kegiatan ini dimulai dengan mengambil daun jeruju. Bagian yang diambil yaitu 4 daun keatas. Setelah pengambilan daun dilakukan pemisahan duri dan tulang daun. Daun dipotong kecil-kecil dan dicuci hingga bersih lalu dijemur hingga kering. Proses penjemuran dilakukan selama dua hari.
Setelah pengeringan daun teh siap untuk diseduh. Pembuatan teh daun jeruju juga bermanfaat bagi masyarakat desa. Sebab, bisa menambah perekonomian masyarakat dengan menjadikan olahan teh mangrove jeruju ini menjadi buah tangan khas desa.
Akan tetapi, perlunya campur tangan pemerintah daerah dalam membantu mengembangkan potensi daun jeruju ini agar bisa dieksplor menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang bisa di ekspor keluar daerah kabupaten.
Hal ini mesti terwujud, tanpa dukungan dan kerjasama yang baik, olah daun jeruju ini tidak akan pernah diketahui daerah luar. Makanya perlunya tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi daun jeruju menjadi olahan khas yang diminati masyarakat Riau nantinya. (FLS)
