Minggu, Mei 3, 2026
BerandaDaerahSeminggu Kenalan di Facebook, Gadis Belia Tewas Dibunuh dan Diperkosa

Seminggu Kenalan di Facebook, Gadis Belia Tewas Dibunuh dan Diperkosa

PEKANBARU -(auranews.id)- Seorang  gadis belia DW (14 ) ditemukan tewas bersimbah darah di Simpang Belutu, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Korban dibunuh pria yang baru seminggu dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Korban pertama kali ditemukan Tumiran (69), Ahad (18/8/2019) sekira pukul 09.45 WIB. Saksi saat itu ingin mengambil gerobak angkong di gubuknya untuk mengangkat hasil kebunnya, sontak terperangah saat melihat sosok perempuan muda tewas  tergeletak dengan kepala mengeluarkan darah didepan gubuknya.

Menyaksikan hal tersebut, saksi langsung berlari ke Jalan Mindal Chevron untuk mencari tumpangan ke rumah Ketua RT 06 Simpang Belut, Lamidi, dan melaporkan peristiwa yang baru saja dilihatnya. Selanjutnya saksi melapor ke Polsek Kandis.

“Petugas langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Kapolres Siak, AKBP Ahmad David, melalui Paur Humas, Bripka Dedek Prayoga, Senin (19/8/2019).

Dari hasil penyelidikan, diketahui kalau korban dibunuh oleh teman prianya, berinisial YG (19) yang berprofesi sebagai buruh.

YG berhasil diamankan polisi, Sabtu malam sekira  pukul 23.30 WIB. Pelaku langsung  digiring ke Polsek Kandis.

“Ketika diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” kata Dedek.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau pelaku dan korban baru satu Minggu berpacaran. “Pelaku mengenal korban melalui media sosial, Facebook,” ungkap Dedek.

Peristiwa naas berawal ketika korban menjemput pelaku di Kamp Libo Jaya, Kecamatan Kandis menggunakan sepeda Yamaha Vixion pada pukul 13.00 WIB. Kemudian keduanya menghabiskan waktu dengan jalan-jalan keliling Kandis.

Jelang sore hari, pelaku mengajak korban ke Mindal, Kelurahan Simpang Belutu. Mereka masuk ke gubuk kosong yang ada di TKP, dan pelaku merayu korban untuk berhubungan intim. Ajakan itu ditolak korban.

Korban yang ketakutan berusaha melarikan diri dan dikejar oleh pelaku. Kemudian pelaku mengambil cangkul dan memukul kepala korban sebanyak dua kali dan punggung Korban sebanyak dua kali. Korban pun tewas di TKP.

Melihat korban tewas, pelaku memperkosa korban. Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku kabur sambil membawa handphone korban.

Pelaku melarikan diri ke Jalan Sudirman Kelurahan Telaga Sam Sam Kandis. Di sana, pelaku menjual HP milik korban kepada temannya. Setelah itu, pelaku kabur ke SP 4 Flamboyan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, untuk menonton hiburan rakyat dalam rangka peringatan HUT RI.

Hari Minggu malam, 18 Agustus 2019, pelaku pulang ke Dusun Palapa Pondok 2 Kamp Bekalar dan singgah minum kopi di Pos Security, saat itu lah pelaku berhasil diamankan aparat.

“Pelaku mengaku sakit hati dengan korban karena menolak diajak berhubungan intim,” ungkap Dedek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku saat ini sudah ditahan di Polsek Kandis bersama barang bukti berupa satu cangkul, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion milik pelaku dan satu unit handphone milik korban korban. (Ferry Anthony)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments