PEKANBARU -(auranews.id)- Warga Jalan Swakarya, Gang Jahe, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan muda, Sabtu (17/9/2019) malam. Korban diduga bunuh diri.
Korban diketahui bernama Sania Putri (23) asal Rantau Prapat Sumatera Utara yang berprofesi sebagai guru SD Swasta di Pekanbaru.
Saat ditemukan, korban tergantung di jendela kamar kosnya dengan selendang warna biru. Kaki korban menyentuh lantai dengan wajah menempel di dinding kamar
Guna mengetahui penyebab meninggalnya korban, saat ini jasadnya divisum di RS Bhayangkara Polda Riau.
Penemuan jasad perempuan diduga tewas gantung diri ini, dibenarkan oleh Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan, Sabtu pagi (18/08/19).
“Iya betul tadi malam. Kita masih menunggu hasil visum RS Bhayangkara,” ujarnya.
Disebutkan Juper, Penemuan ini bermula saat pengantar catering mengantarkan makanan buat korban.
Namun karena pintu kamar korban tertutup, pengantar catering menitipkan pesanan korban kepada saksi Yelmita, yang juga sesama penghuni kos.
Oleh Yelmita, pesanan itu pun diantar ke kamar korban. Namun tetap saja pintu kamar korban masih tertutup dan terkunci. Lampu kamar juga dalam kondisi mati.
“Saksi Yelmita menggedor pintu kamar namun tidak ada jawaban. Saksi yang mulai curiga, lalu menghubungi saksi Putri teman sesama penghuni kos lainnya dengan tujuan meminta nomor HP korban,” kata Juper.
Setelah saksi Yelmita mendapat nomor korban, dia pun mencoba menghubunginya.
Sambungan telpon itu masuk, namun tidak diangkat. Padahal suara dering handphone korban saat dihubungi, terdengar dari dalam kamar.
Akhirnya saksi Yelmita pergi meminta bantuan kepada Ketua RT dan warga sekitar. Pintu kamar kos korban lantas didobrak.
“Setelah pintu terbuka dan lampu kamar dinyalakan, warga kaget melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi leher terjerat selendang,” ungkap Juper.
Ketua Pemuda RT 02 RW 07, Jalan Swakarya, Agus Dose, mengatakan bahwa korban belum lama kos di Jalan Swakarya Gang Jahe. “Baru dua bulan dia tinggal di sini, bang” ujarnya. (Ferry Anthony).
